SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rp27 Miliar untuk Guru TPQ dan Imam Hafiz

  • Reporter:
  • Jumat, 15 Februari 2019 | 09:07
  • Dibaca : 143 kali
Rp27 Miliar untuk Guru TPQ dan Imam Hafiz
Sekdsprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan saat memimpin Rapat Koordinasi Verifikasi Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka pemberian insentif untuk Guru TPQ/MDT dan Imam Hafiz di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (14/2). /HUMAS PEMPROV KEPRI

PINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memberi insentif bagi 8.641 guru Taman Pendidikan Alquran/Madrasyah Diniyah Taqwiyah (TPQ/MDT) serta para 70 imam masjid yang hafal Alquran se-Kepri. Anggaran yang disiapkan Rp27 miliar, mulai dicairkan April.

“Jadi insentif ini lahir berkat kebijakan dari pak Gubernur. Insya Allah dapat kita bayarkan pada tahun ini. Semoga tambahan ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi para guru serta hafiz untuk semakin berperan dalam menghasilkan SDM yang berkualitas berlandaskan iman dan takwa,” ujar Sekdsprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan saat memimpin Rapat Koordinasi Verifikasi Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka pemberian insentif untuk Guru TPQ/MDT dan Imam Hafiz di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (14/2).

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Biro Pembangunan Provinsi Kepri Aries Aries Fhariandi, Perwakilan Kemenag Kepri, Inspektorat Kabupaten/Kota, Kabag Kesra Kabupaten/Kota, Kabag Hukum Kabupaten/Kota , Forum TPQ Kabupaten/Kota, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten/Kota serta Dewan Masjid Indonesia Provinsi Kepri.

Arif mengatakan Insentif yang dibayarkan ini walaupun tidak dalam jumlah yang banyak tapi pemerintah berharap itu mampu membantu meningkatkan kesejahteraan para Guru TPQ/MDT serta hafiz. Oleh karena itu Arif berharap proses pembayaran Insentif ini dapat berjalan cepat, tepat dan segera mungkin didistribusikan.

“Agar proses pencairan, pembayaran dapat berjalan dengan baik maka pada rapat ini kami minta masukan serta pengawasan dari Inspektorat, BPKP Kepri serta Biro Hukum, agar pertanggungjawaban kegiatan yang kita dasari dengan niat baik ini tidak bermasalah di kemudian hari,” pinta Arif.

Selanjutnya untuk lebih mempermudah koordinasi antara Pemerintah dengan para guru Guru TPQ/MDT dan para hafiz maka ke depan Arif berharap agar dibuat organisasi tersendiri yang menaunginya baik di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat provinsi. Hal ini tentunya akan mempermudah komunikasi, koordinasi serta mendata jumlah pasti para penerima insentif.

“Kalau ada organisasinya kan enak nanti kita koordinasi, serta mudah berkomunikasi jika ada kendala atau hambatan dalam pelaksanaan di lapangan. Selain itu kita juga lebih tahu secara pasti jumlah para penerima insentif sehingga akan mempermudah proyeksi anggaran yang diperlukan,” tutur Arif.

Sementara itu Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kepri Tarmidi dalam laporannya mengatakan bahwa pada tahun ini Pemprov Kepri menganggarkan kurang lebih Rp27 miliar untuk pembayaran insentif 8.641 orang guru TPQ/MDT serta 70 orang imam yang hafiz Alquran se-Kepri.

“Insentif ini akan dibayarkan setiap 3 bulan sekali dengan nilai insentif Rp250 ribu sebulan. Jadi pada triwulan pertama ini (Januari,Februari, Maret) akan dibayarkan pada awal April tahun ini. Kita berharap kerja sama semua pihak agar pendistribusian insentif ini berjalan lancar dan berharap pada tahun mendatang nilai insentif bisa bertamabah dan menjangkau lebih banyak orang,” ucapnya.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com