SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tanah Longsor, 10 Rumah di Kampung Belimbing Rusak 

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Desember 2019 | 14:44
  • Dibaca : 176 kali
Tanah Longsor, 10 Rumah di Kampung Belimbing Rusak 
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau lokasi tanah longsor di Kampung Belimbing, Seipanas, kemarin. f dok humas pemko batam

BATAMKOTA – Sebanyak 10 unit rumah mengalami rusak akibat longsor di Kampung Belimbing, Seipanas, setelah hujan terus mengguyur Kota Batam, Senin (9/12). Lima dari 10 rumah dalam kondisi retak parah.

Saat ini warga yang terkena longsor sudah mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. “Bila alat berat ingin masuk untuk melakukan perbaikan, setidaknya ada 10 rumah terdampak,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad usai meninjau lokasi longsor, kemarin.

Untuk penanganan lebih lanjut, Wakil Wali Kota menyatakan pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perkimtan).

Pemko Batam berencana membangun batu miring bertingkat di lokasi sekitar longsor agar musibah tidak berulang. Namun, warga harus dipindahkan sementara.

“Tapi tahap pertama, warga harus bersedia dipindah dulu. Kalau bersedia, kami bisa langsung masukkan alat berat,” kata Amsakar.

Ia menambahkan longsor di pemukiman Kampung Belimbing harus ditangani segera, karena lokasinya berada di ujung tebing yang rawan longsor.

Apalagi, di bawah pemukiman itu juga terdapat rumah warga lain, sehingga bila longsor di Kampung Belimbing bisa membahayakan lingkungan di bawahnya.

“Sekarang curah hujan tinggi. Longsor ini bisa segera bertambah lagi. Makanya tak bisa dibiarkan. Saya langsung minta Kepala Dinas BMSDA dan Kepala Dinas Perkimtan untuk tinjau ke lokasi,” ujar dia.

Menurut Amsakar, penanganan longsor di sana relatif sulit, karena sulit dimasuki alat berat. Karenanya, warga harus direlokasi dulu, agar penanganan bisa lebih maksimal.

Pemko akan mencarikan lokasi relokasi sebagai tempat tinggal sederhana. “Setelah ada opsi relokasi, baru kita mulai pekerjaan,” kata Amsakar.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta warga untuk tetap waspada terjadi longsor lanjutan. “Cari tempat relokasi sementara. Atau secara permanen cari lokasi yang tidak rawan,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com