SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Terobosan Pengurusan Parpor Perlu Sosialisasi

  • Reporter:
  • Kamis, 14 September 2017 | 11:39
  • Dibaca : 243 kali
Terobosan Pengurusan Parpor Perlu Sosialisasi
Pimpinan Umum KORAN SINDO BATAM Yohanes berbincang dengan Kepala Imigrasi Batam Lucky Agung Binarto. TEGUH PRIHATNA

BATUAMPAR – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto meminta dukungan dan kerja sama dari perusahaan media dalam upaya memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat. Menurut dia, dukungan media sangat penting terutama dalam memberikan informasi dalam hal pelayanan, salah satunya permohonan paspor yang tinggi di Batam.

Dia menambahkan, sebagai pejabat yang baru sudah seyogyanya dia mengenalkan diri dan berkawan dengan media. “Semoga sinergitas bisa terbangun, kami mohon kritik dan saran masyarakat lewat pers,” ujarnya saat berkunjung ke Kantor KORAN SINDO BATAM, Tanjungsengkuang, Batuampar, Rabu (13/9/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Lucky membawa serta sejumlah pejabat di Imigrasi Batam, antara lain Kabid Informasi dan Sarana Komunikasi Asrie, Kabid Pengawasan dan Penindakan M Novyandry, Kabid Lalintuskim Feddy M Pasha beserta staf-staf lainnya.

Kedatangan rombongan Imigrasi disambut langsung oleh Pemimpin Umum KORAN SINDO BATAM Yohannes, Pemimpin Perusahaan Anthony, dan General Manager Deden Rosanda.

Lucky menambahkan, bila ada kekurangan dalam pelayanan imigrasi, dia meminta segera disampaikan kepada secara langsung. Namun jika ada yang baik segera kabarkan kepada teman-teman yang lain.

Terkait paspor yang menjadi domain Imigrasi, Imigrasi Batam telah membuat terobosan demi terobosan untuk memudahkan pelayanan masyarakat. Seperti layanan daftar permohonan paspor lewat WhatsApp dan pembuatan Unit Layanan Paspor (ULP) Harbourbay. “Terobosan itu bisa memecah konsentrasi antrean di kantor imigrasi yang overload,” katanya.

Hal lain yang kurang tersosialisasikan ke masyarakat juga mengenai tempat pembuatan paspor. Padahal menurut Lucky, pembuatan paspor bisa di mana saja. Tak perlu sesuai dengan KTP tempat tingalnya. “Perpanjangan juga sekarang sangat mudah. Sejak 2009 syarat perpanjangan cukup bawa e-KTP saja,” ujarnya.

Ke depan Imigrasi Batam juga kembali akan membuat terobosan soal jadwal pengambilan paspor. Aplikasi WhatsApp kembali akan dimanfaatkan untuk memberitahu jika paspor sudah selesai. Rencana ini dimaksudkan untuk memudahkan pemohon paspor. Mereka tak perlu bolak-balik datang atau menunggu lama di kantor imigrasi untuk mengecek apakah paspornya sudah selesai atau belum.

General Manager KORAN SINDO BATAM, Deden Rosanda merasa senang Imigrasi Batam semakin terbuka dengan media. Ia menyebut banyak isu terkait keimigrasian yang perlu dikonfirmasikan. “Syukur-syukur imigrasi bersedia memberikan misalnya ada jadwal yang harus diketahui oleh publik atau informasi-informasi lainnya lewat kami,” katanya.

Pemimpin Umum KORAN SINDO BATAM, Yohannes juga sempat menyoroti soal pengungsi dan pencari suaka di Hotel Kolekta Batam. Menurut dia, setakat ini para pengungsi sudah sangat memprihatinkan. Beberapa di antaranya bahkan merisaukan masyarakat sekitar tempat itu. “Tempat itu sudah penuh,” kata Yohannes.

Menanggapi hal itu, Lucky mengatakan, pengungsi dan pencari suaka bukan hanya kewenangan imigrasi saja. Melainkan ada dua badan dunia International Organization for Migration (IOM) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang turut bertanggung jawab atas keberadaan mereka.

“Kami sebenarnya tak punya kewajiban menampung mereka. Tapi kan ini persoalan kemanusiaan, HAM,” ujarnya.

Imigrasi, sambungnya, hanya bertugas mengawasi. Jika mereka melanggar undang-undang keimigrasian tentu mereka akan ditindak dan dikenai sanksi. Namun untuk penempatan, pemindahan dan penanganan mereka bukan hanya tugas imigrasi, namun tugas dua badan dunia tersebut termasuk juga pemerintah setempat.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com