SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tertimbun Longsor, Anak Tewas, Ibu Hilang

  • Reporter:
  • Selasa, 6 Maret 2018 | 17:46
  • Dibaca : 326 kali
Tertimbun Longsor, Anak Tewas, Ibu Hilang

BANDUNG BARAT – Bencana tanah longsor di Kampung Bonjot, RT 03/RW 11, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, menewaskan seorang bocah bernama Fuja Nurbayanti, 13, kemarin.

Sementara ibu korban, Damah, 41, masih proses pen carian ka – rena saat kejadian dia bersama anaknya sedang ber ada di dalam rumah. Syarifudin, saksi mata yang juga ketua RW 11 mengatakan, longsor itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Sebelumnya hujan deras turun sepanjang Minggu malam hingga kemarin pagi. Menjelang pagi, dirinya men dengar suara gemuruh seperti suara kapal yang ternyata berasal dari reruntuhan tanah dari Bukit Bonjot. “Suara ge mu – ruhnya sangat kencang, bahkan seperti bunyi kapal di atas rumah saya,” tuturnya saat ditemui di lokasi.

Dia menyebutkan, saat ke ja – dian suami korban, Kuswandi, 51, telah berangkat kerja ke Ban dung sebagai juru parkir. Sedangkan korban Damah sedang menyiapkan sarapan di dapur untuk Fuja yang saat itu bersiap-siap berangkat sekolah. “Mereka berdua tidak sempat menyelamatkan diri dan ter tim bun material tanah longsor,” tuturnya. Kepala Desa Buninagara, Acep Hadiansah menyebutkan, rumah korban hancur ter timbun tanah. Korban Fuja berhasil ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB setelah petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan diban tu warga mencari dengan meng gunakan peralatan manual.

“Korban ditemukan tertim bun tanah dengan ke dalaman satu meter. Saat di te mukan mukanya rusak dan bagian dadanya luka tertusuk batu,” ujarnya. Menurutnya, selain rumah kor ban, ada tiga rumah lainnya yang berdekatan dengan rumah korban juga mengalami rusak be rat, sedang, dan ringan, yakni ru mah milik Bahrudin, Jeri, dan Mama. Total ada tujuh kepala ke luarga dengan 17 jiwa ter paksa harus diungsikan karena khawatir terjadi longsor susulan mengingat hujan masih terus turun. Menjelang petang, petugas gabungan dari Tim SAR, TNI/ Polri, dan Badan Penang gulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB menghentikan sementara pro ses pencarian korban longsor sekitar pukul 16.00 WIB. Kondisi itu karena medan berat dan cuaca yang tidak ber sahabat menyusul hujan deras. Ren cananya proses pencarian korban Damah akan dilan jutkan hari ini mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan anjing pelacak dan bantuan alat berat.

“Pencarian hari ini kami hentikan sementara karena cuaca kurang baik dan khawatir ter – jadi longsor susulan,” kata Kepa la Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo. Menurutnya, jika dipak sa – kan dikhawatirkan bakal me ngancam keselamatan petugas karena lokasi longsor merupakan daerah labil. Terlebih hujan masih terus turun dan berdasarkan peta kebencanaan, daerah Ci li – lin serta Sindangkerta me ru pakan kawasan rawan bencana dengan karakteristik pergerakan tanah tinggi. Dia menjelaskan, hingga di – hentikannya proses pencarian yang sudah ditemukan baru Fuja Nurbayanti. Dia terkubur di dalam material longsor tanah sedalam satu meter dan terseret 50 meter dari lokasi rumah yang tertimbun.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD KBN Dadan Supardan yang datang ke lokasi me nilai, banyaknya insiden long sor dan menewaskan warga di wilayah selatan perlu ada perhatian dari pemerintah KBB terutama dalam hal evakuasi warga yang terdampak. “Pemkab perlu ada perhatian di bidang kesehatannya juga di daerah longsor. Belum lagi ada aspek psikologis yang penting dari Dinas Kesehatan KBB untuk turun ke warga terdampak,” tuturnya.

Menurutnya, perlu ada kajian ke lokasi, apakah perlu dibangun benteng sebagai penghalang dalam menanggulangi longsor. Termasuk meminta kajian pada tim geologi kelapangan apakah kawasan itu aman ditempati atau tidak. “Saya juga menyarankan perlu adanya posko bencana di wilayah se la tan, sebab longsor telah terjadi sepanjang 2018 ini, antara lain di Desa Giri Mukti, Cinta Asih, dan Karang Sari di Kecamatan Cipongkor,” ujarnya.

Adi haryanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com