SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tiga Ruko Terbakar, Jupri Lompat dari Lantai Dua

  • Reporter:
  • Selasa, 24 Juli 2018 | 14:32
  • Dibaca : 350 kali
Tiga Ruko Terbakar, Jupri Lompat dari Lantai Dua
Petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api yang menghanguskan sejumlah ruko di kawasan SP Plaza, Sagulung kemarin. /AGUNG DEDI LAZUARDI

BATUAJI – Tiga ruko di kawasan SP Plaza Sagulung terbakar pada Senin (23/7) sekitar pukul 8.30. Tak ada korban jiwa, namun salah satu penghuni ruko mengalami patah tulang setelah melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.

Salah satu saksi mata, Santo menyebut asap hitam awalnya muncul dari dua ruko di blok H nomor 4. Ruko itu selama ini digunakan sebagai mess karyawan gudang sebuah minimarket.

“Ada tujuh orang yang tinggal di situ. Sempat ada yang terjebak di dalam tapi bisa diselamatkan,” kata Santo yang sehari-hari berjualan tak jauh dari lokasi.

Namun ada salah satu penghuni yakni Jupri Maryanto (32) terpaksa nekat melompat dari lantai dua hingga berakibat tulang tangan kanannya. “Dia (Jupri) terpaksa lompat karena api sudah membesar,” kata Santo.

Jupri lantas dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara di ruko tersebut api semakin membesar melalap kasur dan sofa serta barang-barang yang ada di lantai dua tersebut. Warga kemudian menghubungi petugas Polsek Sagulung dan pemadam kebakaran.

“Apinya di dalam (bangunan lantai dua) saja. Cukup besar apinya. Habis semua terbakar,” kata Reno, saksi lainnya.

Api juga menjalar di plafon dan mengakibatkan ruko-ruko lantai dua yang ada disebelahnya juga ikut terbakar. Diantaranya ruko Blok H Nomor 5yang merupakan sebuah panti pijat.

“Dalam kejadian ini, ada 3 ruko yang terbakar. Mulai dari Blok H nomor 3 sampai nomor 6,” kata Kapolsek Sagulung, AKP Yuda Surya.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 9.00. Tim Inafis Polresta Barelang juga diterjunkan untuk olah TKP setelah petugas damkar memastikan TKP aman dari bibit api. Tiga ruko yang terbakar, digaris polisi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pewarta dari pihak kepolisian, di lantai dua bangunan polisi menemukan tabung gas. Meski hitam dijilat api, tabung gas tersebut tidak meledak.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Kabel-kabel habis terbakar semua,” ungkapnya.

Kendati demikian, polisi masih melakukan penyidikan. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan.

“Berapa total kerugian belum bisa ditaksir. Pemilik ruko masih menghitung kerugian mereka,” pungkas Yuda. agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com