SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

UMK Bintan Diperkirakan Rp3,1 Juta

  • Reporter:
  • Rabu, 1 November 2017 | 11:15
  • Dibaca : 92 kali
UMK Bintan Diperkirakan Rp3,1 Juta
ilustrasi

BINTAN BUYU – Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Bintan akan melaksanakan pembahan Upah Minimun Kabupaten (UKM) 2018 tahap II, dengan agenda pemaparan pertumbuhan ekonomi dan inflasi oleh perwakilan Bank Indonedia (BI) Cabang Kepri dan Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (1/11/2017).

Ketua DPK yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, rapat pembahasan hari kedua pemaparan tentang pertumbuhan ekonomi nasional dan lokal, terutama Provinsi Kepri. “Juga pemaparan dari BPS Bintan terkait inflasi nasional, juga daerah, baik Kepri maupun Bintan,” kata Hasfarizal di Kantor DPMPTSPTK, Bandar Seri Bentan, Selasa (31/10/2017).

Dia mengatakan, pemaparan berikutnya dari DPMPTSPTK, terkait perkembangan riil investasi, lapangan kerja, serta kesulitan yang dihadapi investor saat ini. Pembahasan tahap kedua UMK akan dihadiri seluruh anggota DPK Bintan berjumlah 25 orang, perwakilan dari serikat pekerja/buruh, pengusaha/Apindo, dan pemerintah serta akademisi. “Semua perwakilan akan hadir dalam rapat pembahasan UMK tahap II,” ujar Hasfarizal.

Dia menargetkan, 10 November mendatang usulan UMK 2018 sudah di meja gubernur dan gubernur harus menetapkan paling lambat 20 November. Penetapkan besaran UMK tahun ini, sudah ada patokan, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan. UMK Bintan 2018 diperkirakan berkisar Rp3.113.000, naik sekitar 8,71 persen, atau bertambah Rp249.387 dari UMK Bintan tahun 2017 sebesar Rp2.863.231. “Kenaikan 8,71 persen, mengacu pada inflasi nasional ditambah dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Hasfarizal.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com