SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

DPD Harus Perjuangkan Isu Daerah di Elit Pemerintahan

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:13
  • Dibaca : 77 kali
DPD Harus Perjuangkan Isu Daerah di Elit Pemerintahan
Pertemuan senator terpilih DPD RI 2019-2024 di Hotel Best Western Premier Panbil Batam, kemarin. Selain diskusi, pertemuan yang dihadiri sejumlah anggota DPRD RI dari Sumatera itu sekapat mendukung Abdullah Puteh dan La Nyalla sebagai pimpinan DPD RI. /ahmad romadi

BATAM – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai harus diberdayakan lebih maksimal sehingga fungsinya dirasakan daerah. Senator terpilih diharapkan membawa isu-isu daerah untuk dibahas di tingkat elit pemerintahan di Jakarta.

Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito mengatakan DPD harus memiliki gagasan yang kuat untuk pembangunan daerah. Persoalan-persoalandi daerah harus lebih banyak dibahas di gedung Senayan. Sehingga pemerintah pusat memberikan perhatian lebih untuk menyelesaiakan persoalan di daerah.

“Misalkan di Batam ini, ada persoalan apa? Free Trade Zone (FTZ) atau masalah lainnya, seharusnya DPD membawa masalah ini untuk didiskusikan di Jakarta sana,” kata Margarito, saat menjadi narasumber diskusi bersama anggota DPD terpilih asal Pulau Suamatera periode 2019-2024 di Best Western Premier Panbil, Senin (19/8).

Selama ini, lanjut dia, baik DPD ataupun DPR memiliki agenda dialog kebangsaan yang rutin diselenggarakan setiap pekan. Margarito setiap bulan paling tidak menjadi narasumber dalam dialog kebangsaan tersebut untuk membahas masalah isu-isu nasional.

Namun, dalam dialog kebangsaan tersebut yang dibahas selalu persoalan-persoalan yang terjadi di Jakarta. Padahal seharusnya DPD sebagai lembaga yang mewakili daerah seharusnya membahas persoalan daerah untuk diangkat ke nasional, tidak malah sebaliknya.

“Jadi ke depan saran saya bagaimana DPD ini bisa membawa isu daerah bisa hot di pusat. Hampir setiap bulan saya ikut dialog di sana tapi tidak pernah ada isu daerah,” katanya.

Ia juga merasa anggota DPD kurang kreasi, sehingga tidak memberi dampak kepada masyarakat. Selain itu kata Margarito, masih ada beberapa hal yang sifatnya tidak dibutuhkan malah diperjuangkan. Sehingga tak heran kalau DPD nyaris tak banyak diketahui dan kurang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Calon Anggota DPD terpilih asal Aceh, Abdullah Puteh mengatakan pertemuan dengan para calon anggota DPD terpilih lainnya salah satunya adalah ingin membahas bersama terkait penguatan-penguatan DPD ke depan. Bahkan ia mengaku siap maju menjadi wakil pimpinan DPD mendampingi La Nyalla.

“Saya nyatakan akan maju sebagai wakil pimpinan DPD RI, mendampingi La Nyalla,” kata Abdullah Puteh.

Dalam silaturahmi yang dihadiri sejumlah anggota DPD RI terpilih dari Sumatera itu, disepakati mendukung Abdullah Puteh dan La Nyalla sebagai pimpinan DPD RI. Namun, Abdullah Puteh menegaskan dalam demokrasi tidak ada paksaan, dan dia menghormati bila ada yang tidak sejalan.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan penguatan DPD RI, sebagaimana Pidato Presiden. DPD, kata dia, akan terus bersinergi dengan DPR RI, tidak melakukan upaya-upaya yang berseberangan, atau bahkan bersaing dengan legislatif.

“Tidak bersaing, tapi bersanding. Sebagai anggota DPD, ia mengatakan senator harus memperjuangkan persoalan daerah di tingkat nasional. DPD juga harus meningkatkan hubungan dengan gubernur dan bupati,” katanya.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com