SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

100 Klub Otomotif Jalan Sendiri, Raker IMI Kepri Dipercepat

  • Reporter:
  • Kamis, 15 Juni 2017 | 14:47
  • Dibaca : 658 kali
100 Klub Otomotif Jalan Sendiri, Raker IMI Kepri Dipercepat

BATAM – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri masih berupaya merampungkan Rapat Kerja karena sudah terlambat dari rutinitas biasa. Selain penghargaan insan otomotif, raker jadi agenda penting mendata klub baru yang jumlahnya makin banyak.

Sesuai jadwal awal, IMI Kepri mengagendakan raker pada 14 Juli 2017. Raker beragenda evaluasi program dan prestasi selama satu tahun terakhir. Penghargaan insan otomotif atau IMI Award juga akan diselipkan.

“Raker ini agak terlambat karena Munas PB IMI memakan waktu lama dan berdampak ke Raker IMI Kepri,” ungkap Ketua IMI Kepri Usep RS, kemarin.

Salah satu agenda terpenting dalam Raker itu adalah mendata klub motor dan mobil yang belum masuk sebagai anggota IMI. Keanggotaan ini diperlukan untuk penyusunan ajang-ajang otomotif sekaligus program kerja. “Masih banyak klub belum masuk ke dalam IMI,” sebut Usep.

Dari data IMI, klub motor dan mobil di Kepri saat ini berjumlah 164 klub. Namun yang terdaftar di IMI Kepri hanya 64 klub. Ini harus menjadi pekerjaan IMI Kepri untuk merangkul klub yang belum terdaftar tersebut.

“Untuk peserta raker sendiri adalah klub yang sudah terdaftar. Selain itu syarat mengikuti raker ini harus mempunyai surat sah dari klub,” ungkap Usep.

Untuk kesiapan panitia, Usep mengatakan sudah mencapai 85 persen. Mengenai IMI Award pihaknya akan berikan penghargaan sebagai bentuk hadiah untuk insan otomotif Kepri.

“Banyak atlet kita yang sudah membawa nama Kepri di nasional maupun internasional. Misalnya, Bima yang mengikuti ATC di Jepang bersama motor Honda,” katanya.

Apresiasi ini dilakukan untuk menambah semangat para atlet untuk terus berprestasi dan melakukan yang terbaik untuk Kepri dan untuk IMI sendiri yang terus melakukan pembinaan.

“Cabang olahraga yang otomotif yang sangat mengharumkan nama Kepri yakni gokar, balap motor, drack mobil, serta kontes-kontes mobil,” ujar Usep.

Lanjut Usep, IMI Kepri saat ini terus melakukan perubahan dan selalu membuka pendaftaran untuk klub yang belum terdaftar. “Kami membuka pintu lebar-lebar untuk anggota baru, karena program kita untuk merangkul klub-klub motor dan mobil yang ada di Kepri,” ungkapnya.

Dengan terdaftarnya semua klub, IMI Kepri nantinya bisa mendata apakah klub tersebut dapat memberikan kontribusi yang baik untuk Kepri, selain itu dengan bergabung dengan IMI, klub dapat perlindungan jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“IMI melindungi klub, kita tidak membiarkan klub berjalan sendiri,” kata Usep.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com