SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ancaman Walangsangit Mengintai

  • Reporter:
  • Sabtu, 5 Mei 2018 | 10:31
  • Dibaca : 152 kali
Ancaman Walangsangit Mengintai
Tim Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang mengambil sampel hama walangsangit di lahan jagung di Bukit Padi, Jemaja, Anambas, kemarin. /jhon munthe

ANAMBAS – Lahan pertanian padi di Bukit Padi, Jemaja, Anambas mengalami kerusakan akibat serangan hama walangsangit. Dari hasil uji, tim karantina dari Tanjungpinang mengharuskan lahan disemprot pestisida.

Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang telah meninjau langsung ke lokasi dengan mengambil 16 sampel jenis tanaman, Kamis (3/5/2018).

Ketua rombongan Ir Khalid Daulai mengatakan peninjauan untuk mengantisipasi penyebaran Organisme Hama Tumbuhan Karantina (OPTK).

“Selain di Anambas, kami juga tinjau di beberapa kota lainnya yakni Bintan dan Tanjungpinang. Khusus tanaman padi di Jemaja Timur diserang hama Walangsangit,” ungkap Khalid usai peninjauan, kemarin.

Khalid menyatakan petani sebaiknya menggunakan bibit tanaman yang memiliki kualitas yang baik dan sudah melalui uji kelayakan.

Semua itu harus dilakukan agar dapat menghindar dari ancaman serangan hama dari luar. Selain itu petani khususnya penanaman padi, mereka harus melakukan pencegahan dengan metode yakni penyemprotan racun secara merata, jerami padi harus dibakar karena akan terjadi bertelur hama walangsangit, lalu harus melakukan penanaman padi secara serentak.

Ada 16 sample jenis tanaman yang didata kemarin dan akan di uji ke Laboratorium. Jenis tanaman seperti tanaman padi, karet, kelapa, cabe, buah semangka, jagung, terong, jambu, belimbing, pare, ketimun. “Semua jenis tanaman yang kami data akan di uji di lab nanti,” sambung Khalid.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com