SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Cuaca Buruk, KLM Berdikari Tenggelam

Cuaca Buruk, KLM Berdikari Tenggelam
Proses pencarian dan evakuasi korban kapal KLM Berdikari oleh tim SAR.

PINANG – Kapal kargo KLM Berdikari dari Tanjungpinang tujuan Tarempa, Kepulauan Anambas tenggelam dihantam ombak di perairan Pulau Marapas, Bintan, Jumat (8/12/2017) pukul 22.48. Nakhoda dan lima anak buah kapal (ABK) selamat, setelah terobang-ambing di laut.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas A Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan, pihaknya menerjunkan KN SAR Bhisma untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Tim penyelamat tiba di lokasi pukul 24.00, namun tidak menemukan para korban. “Pencarian sempat terkendala ombak mencapai ketinggian dua meter,” kata Budi, Sabtu (9/12/2017).

Dia mengatakan, setelah pencarian hingga pagi harinya, petugas mendapatkan informasi para ABK dan nakhoda ditemukan nelayan Pulau Numbing. Nakhoda bernama Ledi (46) dan ABK Irwan (41), Amran (56), Suparman (40), Andi (52), dan Ramli (29). “Korban ditemukan nelayan pagi hari, kondisi korban dalam keadaan sehat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Budi.

Saat ini, kata Budi, petugas SAR telah mengevakuasi korban dari Pulau Numbing menuju Pelabuhan Pelni Kijang, Bintan. Petugas SAR akan menyerahkan para korban kepada pihak agen kapal untuk proses selanjutnya. “KN SAR Bhisma langsung menjemput dan mengevakuasi korban,” kata Budi.

Menurut dia, kapal kargo ukuran 132 GT tenggelam saat dihantam gelombang besar, sehingga nahkodanya tidak mampu mengendalikan kapal. Akibatnya, kapal tenggelam dan ABK bersama nakhoda terampung di laut selama beberapa jam. “Dengan ditemukannya para korban, operasi pencarian dihentikan,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com