SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dam Busung Mulai Dibangun 2020

  • Reporter:
  • Senin, 25 Maret 2019 | 11:11
  • Dibaca : 117 kali
Dam Busung Mulai Dibangun 2020
Petugas membersihkan saluran di waduk Seigesek Bintan. Kondisi waduk ini mengering dan perlu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air di Pulau Bintan salah satunya dengan mengoperasikan dam Busung. /SUTANA

PINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan menggesa pembangunan proyek Dam Busung. Hal tersebut menjadi solusi mengatasi krisis air di Pulau Bintan dan akan bisa membantu Kota Batam.

Dam ini jika sudah beroperasi diprediksi akan menghasilkan air baku sebesar 4.000 liter per detik. Di mana nantinya direncanakan akan bisa menyuplai kebutuhan di Pulau Bintan 1.500 liter dan untuk Batam 2.500 liter per detiknya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Kepri Syamsul Bahrum mengatakan melihat kondisi dua waduk yang ada saat ini yakni waduk Seipulai dan Waduk Seigesek, jika saat musim kemaru seperti ini, tidak bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Solusi mengatasi krisis air di Pulau Bintan salah satu opsi yang diharapkan Pak Gubernur yakni mempercepat realisasi pembangunan Dam Busung,” ujar Syamsul di Tanjungpinang, kemarin.

Ditambahkannya, hingga saat ini semua persiapan terkait pembangunan Dam Busung sudah direncanakan dengan matang, koordinasi antarintansi sudah intens dilakukan dan secara keseluruhan. Memang tambahnya, pembangunan dam ini masih ada kendala terkait lahan. Namun dirinya optimistis, bahwa masalah lahan akan bisa diselesaikan dengan adanya koordinasi ini. Dan terkiat lahan merupakan tanggung jawab Pemprov Kepri.

“Rencananya pembangunan fisik kita mulai pada 2020 mendatang. Untuk penganggaran sudah dianggarkan yang berasal dari APBN dan juga APBD Kepri. Sebenarnya pusat sudah lama menganggarkan, namun karena terkendala lahan, sehingga pusat menundanya,” ujarnya.

Menurut Syamsul, pembangunan proyek Dam Busung ini merupakan salah satu proyek strategis nasional. Dan ini sudah digagas sejak pemerintahan sebelumnya sehingga tidak ada alasan untuk tidak melanjutkannya.

“Untuk saat ini yang sedang kita prioritaskan adalah pembangunan Waduk Kawal yang ditargetkan akan selesai tahun 2019 ini. Waduk Kawal bisa menghasilkan air baku sebesar 400 liter per detik, ini akan membantu Waduk Seigesek dan Seipulai,” ungkap Syamsul.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com