SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Disdukcapil Musnahkan 16.620 e-KTP Rusak

  • Reporter:
  • Kamis, 10 Januari 2019 | 14:48
  • Dibaca : 99 kali
Disdukcapil Musnahkan 16.620 e-KTP Rusak
Disdukcapil Kabupaten Lingga bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) memusnahkan 16.620 e-KTP rusak. f istimewa

LINGGA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdikcapil) Kabupaten Lingga menyatakan masih memiliki kendala perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) untuk penyandang disabilitas, meskipun sudah mendatangi dari rumah ke rumah.

Pegawai Bagian data Disdukcapil Kabupaten Lingga Ridwan mengatakan, baru sebagian kecil penyandang disabilitas yang telah dijangkau layanan perekaman langsung ke rumah.

“Dari empat puluh empat orang yang terdata, sebagai disabilitas baru enam orang yang telah terekam KTP elektronik,” kata Ridwan, Rabu (9/1).

Menurut dia, salah satu kendala yang dialami oleh petugas dari Disdukcapil saat pendataan adalah, mereka tidak dapat hadir, tidak berada di tempat saat didatangi, bahkan banyak yang belum melapor.

“Kalau mereka melapor, kami akan langsung datang ke rumah untuk memberikan kemudahan dan pelayanan khusus bagi mereka termasuk juga yang sakit,” katanya.

Pihaknya memerlukan dukungan dari RT, RW, desa, lurah dan camat agar mendata para penyandang disabilitas. Pasalnya, dengan kepemilikan e-KTP, akan menghindari penyandang disabilitas tidak dapat mengakses pelayanan publik karena data mereka terblokir.

Sepanjang tahun 2018, lanjutnya, Disdukcapil Kabupaten Lingga telah melakukan perekaman sekitar 78.526 orang. Perekaman juga dilakukan oleh dinas secara berkeliling ke sejumlah pulau.

“Karena syarat utama untuk mendapatkan pelayanan publik, adalah dengan memiliki e-KTP,” katanya.

Musnahkan 16.620 KTP
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga telah memusnahkan sebanyak 16.620 e-KTP rusak. Pemusnahan telah dilakukan sebanyak tiga kali. Pemusnahan tahap pertama dilakukan sebanyak 571 blanko pada 14 Desember 2018 dan tahap kedua pada 19 Desember 2018 sebanyak 571 blanko serta pada 8 Januari 2019 sebesar 13.682 blanko.

“Pemusnahan dihadiri oleh pihak kepolisian, TNI, KPU, Bawaslu dan tokoh masyarakat serta instansi lainnya,” kata Kabid Kependudukan, Muhammad. jamariken tambunan/ant

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com