SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua Mesin Gerakkan Pariwisata

Dua Mesin Gerakkan Pariwisata
Peserta Karnaval memukau pengunjung event BP Batam Internasional Culture Carnival 2017 Sabtu (16/12/2017). /TEGUH PRIHATNA

BATAM – Tagline dua mesin menggerakkan Batam kini hidup lagi. Kali ini, yang sama-sama akan dikembangkan Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam adalah industri pariwisata.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, ketika pariwisata tersebut dikembangkan, tentunya Pemko Batam juga akan memperbaiki infrastuktur. Rudi mengumpamakan pariwisata tersebut seperti masakan. Sebelum memasak, tentunya bumbu-bumbu harus disiapkan. Ia optimistis dengan berkembangnya pariwisata, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat.

“Jalan kan belum clear, artinya masakan saya belum selesai. Saya berharap masakan saya ini akan dinikmati orang dari dalam dan luar negeri, bukan hanya dari Batam, mudah-mudahan di 2019 jalan di Batam akan selesai,” kata Rudi, kemarin.

Karena itu, Pemko Batam tengah membangun jalan sehingga wisatawan yang berkunjung akan nyaman berjalan-jalan di Batam.

“Niat saya pariwisata ini nasional dan internasional maka kita mengejar hari ini selesai. Maka uang pemerintah sudah habis untuk bangun jalan kalau uang habis kalau pembangunan jalan saya hentikan wisata akan mati orang menuju ke mana,” kata Rudi.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar kedua setelah kelapa sawit, dengan potensi alam yang dimiliki Batam saat ini diyakininya akan bisa menjadi kota pariwisata. Karena itu salah satu program jangka pendek yang direncanakan adalah akan mengembangkan pariwisata.

“Untuk menggerakan ekonomi masyarakat pariwisata ini yang paling cepat, jika dibanding dengan industri lainnya yang minimal membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk bisa melihat hasilnya,” jelasnya.

Ditegaskan dia, pihaknya ingin dalam membangun pertumbuhan ekonomi Batam ada pemerataan. Tidak hanya fokus terhadap pengusaha-pengusaha besar saja, tapi juga bagaimana pihaknya bisa meningkatkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Itu sebabnya dalam setiap event besar yang digagas oleh BP Batam selalu mengajak UMKM, agar ada perputaran uang di bawah.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Bambang Purwanto menegaskan mengembangkan pariwisata juga menjadi salah satu tugas BP Batam. Pihaknya mengaku punya landasan dasar hukum yang kuat Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2000 penganti UU nomor 1 Tentang Kawasam Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan tercantum dalam huruf c.

Dimana disebutkan bahwa suatu daerah perdagangan dan pelabuhan bebas dapat mendorong kegiatan lalu lintas perdagangan internasional yang mendatangkan devisa bagi negara, serta dapat memberi pengaruh dan manfaat besar bagi Indonesia. Untuk dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya, meningkatkan kepariwisataan dan penanaman modal baik asing maupun dalam negeri.

“Jadi kami punya dasar yang jelas. BP Batam tidak akan mengambil alih porsi pariwisatanya siapa saja. Kalau mau ayo kita bergandengan tangan untuk membangun pariwisata Batam,” kata Bambang, Sabtu (7/1/2018).

Adapun beberapa event internasional di bidang olahraga di antaranya adalah Futsal, Downhil Dangas, Tour de Barelang Bintan, Dragoon Boat, Marathon Barelang, Open Turnamen Bulu Tangkis, Voley Pantai, Golf, Gocart and Road Race dan Voley Ball International. Sedangkan untuk kesenian dan budaya ada karnaval, pentas seni budaya Melayu dan Nusantara, pameran foto, konser artis, pemilihan cik dan puan, Batam menari, tradisional food festival dan digital fest.

“Pasti akan timbul pertanyaan masyarakat dari mana anggaran untuk menyelenggaran even internasional itu. Kami akan menggandeng swasta untuk menjadi sponsor, jadi tidak sepenuhnya ditanggung BP Batam,” tegasnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com