SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Dua Pencuri Dibekuk Usai Jual Barang di Facebook

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:41
  • Dibaca : 133 kali
Dua Pencuri Dibekuk Usai Jual Barang di Facebook
Kanitreskrim Polsek Tanjungpinang Timur Iptu Ardian saat merilis dua pelaku curanmor di Mapolsek Bukit Bestari. F Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial AS (18) dan SB (24) berhasil dibekuk jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjungpinang Timur. Kedua pelaku berhasil ditangkap usai hasil curiannya dijual di grup Facebook Bursa Jual Beli (BJB)

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Indra Jaya melalui Kepala Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Iptu Ardian mengatakan, penangkapan kedua pelaku bermula dari laporan korban pada 31 Juni 2019. Kedua pelaku mencuri sepeda motor Honda Supra X milik korban, LA, di Batu 5 bawah. Sepeda motor hasil curian itu kemudian dijual di BJB yang diposting oleh pelaku SB.

“Identitas pelaku terungkap lewat pembelinya melalui BJB, lalu dikembangkan mengarah kepada pelaku AS. Dia ditangkap di Jalan Raja Haji Fisabilillah,” kata Ardian.

Setelah AS ditangkap, Ardian menuturkan, pelaku tidak seorang diri mencuri sepeda motor tersebut. AS mengaku bersama SB. Selanjutnya, penyidik bergerak mencari tahu keberadaan SB di sekitar kawasan Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF). Namun, pada saat hendak ditangkap, SB kabur.

“Setelah dicari tahu keberadaannya, SB ditangkap di sekitar Tobong Bata, Batu IX,” ujar Ardian.

Saat hendak ditangkap SB kembali mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter hasil curian. Pelarian pelaku terhenti setelah sepeda motornya terjatuh ke jalan.

“Jatuh pas saat ditangkap, kepalanya langsung luka. Pengakuannya sudah tiga kali melakukan pencurian,” kata Ardian.

Ardian menyampaikan saat ini kedua tersangka telah ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut serta dua unit sepeda motor sebagai barang buktinya Honda Supra X dan Yamaha Jupiter. Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun.

“Mereka tak ada kerja, mereka ini ada kesempatan langsung curi motor,” kata Ardian.

Di kantor polisi, AS mengakui perbuatannya. Setelah sepeda motor itu berhasil diambil langsung dijual di BJB. “Harganya Rp1,1 juta, langsung ada yang beli dan diantar ke rumah pembelinya,” kata AS singkat.

muhammad bung ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com