SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ekonomi Kepri Tumbuh 4,47 Persen, Masih di Bawah Target BP Batam

Ekonomi Kepri Tumbuh 4,47 Persen, Masih di Bawah Target BP Batam

PINANG – Pernah paling rendah di Sumatera pada Triwulan I 2017, ekonomi Kepri kini tumbuh 4,47 persen di Triwulan I 2018. Secara nasional dari 34 provinsi, peringkat Kepri naik dari posisi 33 ke posisi 29.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri Zunadi mengatakan, pertumbuhan ekononomi Kepri ini masih didominasi oleh tiga struktur ekonomi yakni, kategori industri pengolahan, kontruksi, dan pertambangan dan penggalian.

“Industri pengolahan memberi andil sebesar 1,65 persen. Itu andil yang terbesar dalam meningkatkan ekonomi Kepri,” kata Zunadi di Tanjungpinang, Senin (7/5/2018).

Pertumbuhan ekonomi Kepri di Triwulan I-2018 ini jauh lebih baik bila dibanding dengan priode yang sama pada triwulan I-2017 lalu. Di Triwulan I-2017 hanya tumbuh sebesar 2,02 persen, sedangkan tahun ini 4,47 persen.

Pertumbuhan ekonomi itu juga mendongkrak peringkat Kepri secara nasional. Pernah ada di posisi 33 dari 34 provinsi, kini naik 4 peringkat di posisi 29. “Pertumbuhan ekonomi Kepri bangkit dan berada di posisi 29 di atas Aceh, Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Barat yang masih paling bawah,” katanya.

Dan dalam lingkup regional, Produk Dosmetik Regional Bruto (PDRD) Provinsi Kepri memberikan kontribusi sebesar 7,85 persen terhadap PDRB untuk lingkup Pulau Sumatera.

Namun, bila dibanding dengan pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan IV-2017 lalu, pertumbuhan ekonomi Kepri di Triwulan I 2018 turun 0,93 persen. Kategori yang mengalami penurunan terdalam adalah sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib, yaitu -23,26 persen. Sementara dari sisi pengeluaran yang mengalami penurunan terdalam dari sektor pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar -71,88 persen.

“Sektor lainnya yang mengalami penurunan di antaranya pengadaan listrik dan gas, pertanian, kehutanan dan perikanan. Selain itu ada penyediaan akomodasi, makanan minuman, real estate, transportasi dan pergudangan,” jelasnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com