SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gubernur Dukung Pergantian Pimpinan BP Batam

Gubernur Dukung Pergantian Pimpinan BP Batam
Gubernur Kepri Nurdin Basirun

PINANG – Rencana pergantian Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam mendapat dukungan berbagai pihak. Bahkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun ingin putra daerah diberi ruang dan dilibatkan untuk memimpin BP Batam.

Menurut Nurdin, semua anak bangsa memiliki kemampuan dan hak yang sama untuk mengelola BP Batam. Dia mendorong anak-anak Kepri yang memiliki kemampuan dan kompetensi dilibatkan untuk memimpin BP Batam, karena lebih memahami daerahnya.

“Saya tidak memandang sebelah mata atas kepemimpinan yang berasal dari luar Kepri. Tapi minimal bila anak Kepri sendiri yang menjadi salah satu jajaran pimpinan di BP Batam, akan lebih bisa memahami kondisi dan kuktur di Kepri,” ujarnya disela-sela meninjau Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (8/6).

Nurdin menjelaskan, masih banyak anak negeri yang memiliki kemampuan untuk memimpin BP Batam. Dia yakin mereka sanggup mengangkat dan memajukan BP Batam, termasuk yang berasal dari Kepri.

“Dulu dipegang anak asal daerah, investasi (Batam) justru meningkat tajam. Jadi kenapa tidak, kalau memang itu akan meningkatkan dan mengarah ke arah yang lebih baik bagi BP Batam,” jelasnya.

Nurdin mendukung penuh evaluasi kinerja dan rencana perombakan pimpinan BP Batam oleh pusat. Mengingat semakin terpuruknya perekonomian dan minimnya investasi yang masuk Batam akhir-akhir ini.

“Saya terus terang saja, bukan mau memprovokasi. Namun dilihat dari perkembangan investasi dan perekonomian, selama pergantian kepemimpinan baru BP Batam setahun ini kurang menunjukkan peningkatan,” katanya.

Selain itu, lanjut Nurdin, komunikasi dan koordinasi Pemprov dan BP Batam selama setahun terakhir juga kurang baik, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Pimpinan BP Batam juga dianggap gagal memberikan kepastian, rasa nyaman, dan aman kepada investor dan pengusaha.

Keberadaaan pengusaha dan investor merupakan penggerak perekonomian selama ini, sehingga Batam berkembang pesat. Jika ada persoalan, pimpinan BP Batam harusnya bisa membicarakan bersama dan memberikan jalan keluar yang baik.

“Kita menjalankan kepemimpinan tentu mencari yang terbaik, terutama dengan pengusaha. Jangan justru membuat ketidakharmonisan atau ketidaknyamanan. Mereka tidak akan pergi atau mengalihkan modalnya keluar Kepri, jika pemimpin (BP Batam) mampu meyakinkan investor,” katanya.

Mantan Bupati Karimun ini mengaku sudah menyampaikan berbagai persoalan Batam kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di antara yang disampaikan adalah makin terpuruknya perekonomian Batam dan banyaknya investor yang hengkang.

“Sudah saya sampikan ke beliau (Jokowi), juga terkait perekonomian secara menyeluruh di Kepri yang menurun tajam,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Nurdin, dirinya juga memberikan solusi kepada Presiden untuk membuka kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kepri. Presiden, menurut Nurdin, sangat merespon dan mendorong daerah membuat payung hukum dan peraturan yang memberikan kemudahan bagi investor.

“Saya sampaikan kepada Presiden, apabila kita terlambat menyiapkan ini, maka investor akan memindahkan investasinya ke daerah lain, bahkan ke negara lain. Kita jangan sampai mengorbankan masyarakat, sebab imbasnya akan dirasakan masyarakat Kepri dengan banyaknya yang harus di PHK (pemutusan hubungan kerja) dan menganggur tidak ada kerja,” katanya.

Struktur Pimpinan BP Lebih Ramping
Ketua DPRD Kepri yang juga anggota Dewan Kawasan (DK) Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam, Jumaga Nadeak mengaku telah menerima kabar pergantian Kepala BP Batam, Wakil, beserta lima deputinya. Menurutnya, struktur pimpinan BP Batam akan mengerucut dan lebih ramping.

“Kabar-kabarnya sudah beredar sih. Tapi saya tunggu informasi resminya saja dari pimpinan,” ujarnya.

Politisi PDIP ini enggan membeberkan nama-nama pengganti pimpinan BP Batam. Dia hanya berharap pergantian tersebut dapat segera terealisasi agar perekonomian Batam kembali membaik.

“Yah, kita lihat sajalah kapan pergantian itu. Kemungkinan dalam waktu dekat ini informasinya. Harapan kita bersama agar perbaikan-perbaikan ekonomi Batam meningkat lagi,” katanya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk juga berharap rencana pergantian Kepala BP Batam didasari semangat untuk mengembalikan perekonomian Batam yang saat ini anjlok.

Menurutnya, sudah lebih dari setahun ini pimpinan baru BP Batam gagal memberikan perubahan positif bagi Batam. Justru beberapa kebijakan dinilai sangat memberatkan dunia usaha, bahkan menciptakan ekosistem dunia usaha yang tidak sehat.

“Pimpinan BP Batam harus segera diganti. Selama setahun lebih telah merusak tatanan ekosistem dunia usaha di Batam,” katanya.

Jadi menjelaskan, perekonomian Batam ditopang oleh semua jenis usaha yang satu sama lain saling berhubungan. Sehingga secara keseluruhan usaha di Batam harus diperhatikan.

“Kalau rusak salah satu rantai usaha, maka akan berakibat kepada usaha lainnya,” katanya.

Terkait siapa yang nantinya menjabat pimpinan BP Batam, lanjut Jadi, haruslah memiliki kapasitas, integritas, jujur, terbuka, dan bertanggungjawab. Dia optimis pergantian Kepala BP Batam bakal memberikan harapan akan adanya perubahan ke arah yang lebih baik bagi Batam.

“Yang penting mau dan mampu bekerjasama dan mendengarkan masukan dan usulan dari stakeholder, saling menghargai dan berpengalaman dibidangnya,” kata Jadi.

sutana/iwan sahputra/fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com