SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Imigrasi Amankan Tiga Warga Vietnam

  • Reporter:
  • Jumat, 6 Juli 2018 | 13:29
  • Dibaca : 148 kali
Imigrasi Amankan Tiga Warga Vietnam
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Arie Yuliansyah memberikan keterangan pers terkait tiga warga Vietnam yang diamankan karena masalah izin tinggal. f ricky robiansyah

KARIMUN – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun mengamankan tiga warga negara asing (WNA) asal Vietnam karena menyalahi izin tinggal di Indonesia. Tiga warga Vietnam berinisial Tt, Hv dan Td diamankan di sebuah ruko kawasan Kecamatan Meral, Kamis (5/7/2018).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Arie Yuliansyah mengatakan, ketiga warga Vietnam ini dicurigai melakukan kegiatan penyalahgunaan izin tinggal di Indonesia untuk bekerja di sebuah kapal ikan sebagai teknisi.

“Pada saat petugas kami datang warga Vietnam berinisial Tt dan Hv menggunakan pakaian kerja yang berlumuran oli. Petugas lalu mewawancarai keduanya, dan diduga mereka merupakan teknisi mesin di kapal ikan,” ujarnya di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun.

Ketika dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata di dalam ruko didapatkan kembali seorang warga Vietnam berinisial Td yang diduga sebagai penerjemah atau penghubung Tt dan Hv dengan pihak dari Indonesia.

Arie menambahkan, diduga ketiga warga Vietnam ini telah melakukan pelanggaran Keimigrasian sesuai dengan pasal 122 huruf a UU Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, yakni setiap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya.

“Dan bila nanti dalam proses pemeriksaan lebih lanjut ditemukan adanya keterlibatan sponsor atau penjamin seorang warga negara Indonesia maka pihak tersebut akan dikenakan pasal 122 huruf b UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian,” katanya

Ketiga warga Vietnam ini masih menjalani pemeriksaan dan penyelidikan secara intensif di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun. Petugas Imigrasi masih belum dapat melakukan pemeriksaan mendalam terhadap ketiganya dikarenakan terkendala bahasa.

“Di sini penerjemah dari Vietnam belum ada, kami masih mencari. Jadi belum dapat melakukan pemeriksaan lebih mendalam,” kata Arie. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com