SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Korupsi Dana Hibah, Yunus Divonis 18 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah, Yunus Divonis 18 Bulan Penjara
Terdakwa M Yunus menjalani sidang pembacaan vonis di PN Tanjungpinang, Senin (19/2).

PINANG – Majelis hakim menjatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara kepada Muhammad Yunus (64), terdakwa kasus tindak pidana korupsi dana hibah Universitas Terbuka (UT) Batam Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Natuna senilai Rp1,4 miliar dari APBD Natuna 2011. Yunus merupakan Ketua Pusat Pelayanan Mahasiswa di kampus tersebut.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara menyakinkan tindakan pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 2 bulan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Santonius Tambunan didampingi hakim anggota Iriaty Khairul Ummah dan Yon Efri di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (19/2/2018).

Santonius mengatakan, majelis hakim menemukan fakta persidangan bahwa Yunus menyalahgunakan wewenang atau jabatan untuk memperkaya diri sendiri sehingga merugikan keuangan negara. Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selanjutnya, Yunus harus membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar satu bulan setelah putusan dibacakan. Dengan ketentuan apabila uang pengganti tidak dibayar maka harta bendanya disita untuk mengganti uang pengganti.

“Kalau tidak ada harta benda maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun,” ujar Santonius.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com