SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Korut Cuek, Perundingan Militer Ajakan Korsel Batal

  • Reporter:
  • Jumat, 21 Juli 2017 | 19:55
  • Dibaca : 148 kali
Korut Cuek, Perundingan Militer Ajakan Korsel Batal
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/KCNA/REUTERS

SEOUL – Perundingan militer mengakhiri permusuhan dua Korea yang diusulkan Korea Selatan (Korsel) batal digelar, Jumat (21/7/2017).

Batalnya pertemuan ini disebabkan Korea Utara (Korut) tidak memberikan tanggapan. Ajakan dialog militer ini, pertama kali muncul sejak presiden baru Korsel, Moon Jae-in menjabat pada Mei lalu.

Usulan perundingan dilayangkan sejak Senin lalu oleh Pemerintah Seoul. Namun, rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Pyongyang tidak menggubrisnya.

Presiden Moon berjanji melibatkan Korut dalam dialog damai. Namun, dia juga bersumpah menekan Pyongyang agar mengekang program rudal dan senjata nuklirnya.

Usulan perundingan militer disampaikan Seoul setelah rezim Kim Jong-un menguji coba pertama kali rudal balistik antarbenua (ICBM) pada 4 Juli 2017. Rudal itu diklaim, bisa membawa hulu ledak nuklir untuk menyerang wilayah Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel Moon Sang-Gyun mengatakan, perundingan militer yang diusulkan digelar hari ini hampir tidak mungkin dilakukan karena Korut tidak menanggapi.

”Ini tugas penting yang diperlukan untuk perdamaian dan stabilitas di semenanjung Korea untuk memulihkan dialog militer di kawasan dan untuk mengurangi ketegangan militer antara Korsel dan Korut,” katanya, seperti dikutip Reuters.

Dia menambahkan, usulan perundingan masih berlaku dan dia mendesak Korut segera menanggapi.

Perundingan itu diusulkan digelar di Tongilgak, sebuah bangunan Korut di desa Panmunjom, desa di perbatasan yang jadi situs gencaatan senjata dua Korea. Perundingan tingkat pemerintah terakhir digelar pada Desember 2015.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com