SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Libur saat Pilkada Tunggu Aturan

  • Reporter:
  • Sabtu, 23 Juni 2018 | 10:38
  • Dibaca : 305 kali
Libur saat Pilkada Tunggu Aturan
ilustrasi

PINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri belum memastikan hari libur saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah pada Rabu (27/6/2018). Pasalnya, belum ada aturan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, Kepri akan mengikuti aturan yang berlaku terkait akan diberlakukan libur nasional dalam rangka Pilkda serentak nanti. Dari pengalaman sebelumnya, Pemerintah pusat mengeluarkan keputusan libur nasional.

“Tetapi untuk saat ini kita belum menerima pemberitahuan terkait itu,” kata Arif di Tanjungpinang, Jumat (22/6/2018).

Pihaknya akan menunggu instruksi atau keputusan dari pusat, apakah pada tanggal 27 Juni itu akan diberlakukan libur nasional atau tidak. Sebab, kebijakan libur pada Pilkada ini bukan kewenangan di Pemprov atau Pemda di bawahnya, melainkan ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Kepres) atau Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami akan menunggu keputusan dari pusat saja. Sebab, di Kepri hanya Kota Tanjungpinang yang menggelar Pilkada serentak 2018 ini,” ujarnya.

Mantan Sekda Karimun ini juga menegaskan, Pemprov Kepri tidak akan memutuskan dan mengumumkan ke publik sebelum adanya SK atau Kepres terkait libur nasional ini.

“Kami menunggu surat dan keputusan dari pusat saja untuk menerapkannya, apakah libur atau tidaknya pada tanggal 27 Juni itu,” katanya lagi.

Perlu diketahui, banyak PNS Kabupaten Bintan yang tinggal di Tanjungpinang dan memiliki hak suara sehingga mereka menunggu keputusan libur saat pencombolasan nantinya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan semua harus mengacu pada aturan pemerintah dan dalam hal ini belum ada keputusan dan aturan bila Pilkada serntak digelar PNS harus libur.

“Kita mengacu saja pada aturan yang ada, bila tidak diliburkan ya jangan libur. Saya tidak ada kewenangan atau membuat kebijakan terkait ini dan kita serahkan kepada aturan saja,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com