SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Minibus Tujuan Gunung Putri Terguling ke Parit

Minibus Tujuan Gunung Putri Terguling ke Parit

NATUNA – Minibus tujuan Gunung Putri, Natuna, terguling masuk ke parit di jalan lintas Desa Kelarik Batubi, Rabu (5/4) siang. Puluhan penumpang yang terdiri dari pemain kesenian Reog itu selamat dari kecelakaan.

Minibus Toyota Kijang itu dikemudikan Panibar. Rombongan dalam perjalanan pulang ke Desa Gunung Putri dari Desa Kelarik. Pegiat seni reog itu habis tampil dalam pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kelarik, pagi harinya.

Pantauan di lokasi, bagian kanan mobil masuk parit dengan pintu kiri berada di atas. Penumpang mengalami cidera ringan. “Saya terjepit di bawah karena duduk di sebelah kanan. Lengan saya keseleo,” tutur Rita, salah satu penumpang, di lokasi, kemarin.

Ketika mobil masuk parit, satu persatu penumpang keluar tanpa ada bantuan sebab jalan sepi dari lalulintas kendaraan. Sempat dibantu warga, tapi evakuasi sulit karena alat tidak kuat membuka pintu di bagian kiri atau menarik mobil dari parit. “Kami sempat minta tolong sama warga yang melintas. Namun terbatasnya peralatan, mobil tidak bisa ditarik ke jalan,” paparnya.

Sopir minibus, Panibar, menceritakan dia dan seluruh penumpang kelalahan setelah tampil dalam acara pembukaan TMMD. Dalam perjalanan itu, Panibar mengaku sempat mengantuk. Dia juga sempat mengambil lajur kanan karena medan jalan yang sulit dilintasi karena bertanah. “Alhamdulillah tidak terjadi sesuatu yang fatal. Mobil hanya rusak di kaca pintu samping sama penyok di bagian kanan,” ungkap Panibar.

Sementara itu, minibus berhasil ditarik dari parit dibantu tiga unit mobil Rider milik Kompi Senapan C dan D 136 TS. Saat itu kendaraam pengangkut personil TNI AD dalam perjalansn pulang ke Ranai. Setelah evakuasi, penumpang minibus dibawa ke Puskesmas di Batubi dengan kendaraan rombongan Persatuan Istri Tentara (Persit) karena lokasi pengobatan paling dekat.

“Saya berada di mobil patroli pengawal POM AD, melihat kejadian itu saya langsung instruksikan seluruh personil membantu mengevakuasi kendaraan tersebut,” kata Pasintel Kodim 0318 Natuna Kapten Inf Narta di lokasi.

Kapten Narta menceritakan dalam evakuasi itu sempat kesulitan. Namun berkat kerja keras seluruh anggota TNI, mobil bisa ditarik ke jalan. Evakuasi berjalan selama satu jam lebih. “Medannya sangat sulit,” sambung Kapten Inf Narta.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com