SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Panik, Penumpang Terjun ke Laut

  • Reporter:
  • Jumat, 12 Oktober 2018 | 09:05
  • Dibaca : 130 kali
Panik, Penumpang Terjun ke Laut
Kondisi MV VOC Batavia rusak di bagian lambung kiri usai tabrakan dengan MT Pacific Crown di Perairan Bintan, Kamis (11/10). (inset) sejumlah penumpang terlihat panik. /IST

PINANG – Kapal penumpang MV VOC Batavia rute Tarempa, Anambas-Tanjungpinang menabrak kapal tenker MT Pacific Crown tujuan Singapura di jalur pelayaran laut lepas di sekitar perairan Bintan, Kamis (11/10). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Tabrakan ini membuat penumpang panik. Bahkan, ada penumpang memilih melompat ke laut untuk menyematkan diri. Meski tidak ada korban jiwa, kapal dengan membawa 153 penumpang dan 10 Anak Buah Kapal (ABK) mengalami kerusakan cukup parah.

Di bagian lambung kiri retak hingga bagian dalam kapal sepanjang 1,5 meter. Reling atas lambung rusak berat, tiang anjungan patah dan lambung kiri samping haluan juga rusak parah. Namun untuk kerusakan MT Pacifik Crown belum diketahui kerusakaanya.

Kepala Basarnas Kelas A Kota Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan, kejadian kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 13.14, dengan lokasi tabrakan di alur pelayaran laut lepas pada posisi 01°42.885 U -104°42.616 T.

“Kronologis kejadian sesaui laporan yang dihimpun, sekitar pukul 13.10, kapal MV VOC Batavia dengan kecepatan 23 Knot jarak pandang ke laut 700 Meter. Dan pada pukul 13.14, pada jarak pandang 500 meter satu buah kapal tanker terlihat,” kata dia, kemarin.

Ia melanjutkan, MV VOC Batavia pada saat itu masih pada kecepatan 23 Knot, kemudian pada jarak 100 meter baru nahkoda MV VOC Batavia tersebut menurunkan kecepatan, namun kemudian terjadi benturan dengan kapal MT Pacific Crown.

“Ada satu orang penumpang, posisi di luar atas lambung kiri MV VOC Batavia menjatuhkan diri ke laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, selanjutnya kapal MV VOC memutar haluan kapal untuk mengevakuasi satu orang penumpang yang terjatuh ke laut tersebut.

“Selanjutnya penumpang dapat diselamatkan oleh ABK MV VOC Batavia menggunakam Lifeboat. Korban yang melompat bernama Ta’ali alamat Buton, Sulawesi Tenggara, korban mengalami sesak nafas dan trauma. Pengakuan korban bahwa dia panik sehingga melompat ke laut,” ujarnya.

Usai insiden tersebut, ABK MV VOC Batavia melaksanakan pengecekan ruang mesin kapal, dari pemeriksaan ini diketahui kondisi mesin kapal tidak ada kerusakan. Setelah memriksa dengan detail dan tidak ada kerusakan mesin, selanjutnya kapal MV VOC Batavia melanjutkan perjalanan menuju Tanjungpinang.

Budi juga menjelaskan, pada saat kejadian cuaca cukup baik, dimana info dari Stamet Tarempa glombang laut di Anambas 0.1-1.0 meter dan gelombang di laut Bintan 0.1-0.5 meter dengan arah angin Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin 5-30 knot.

“Pada saat MV VOC Batavia melaksanakan pelayaran, cuaca dalam kondisi cerah pada saat di laut Anambas, namun pada saat sudah mendekati laut Bintan, cuaca hujan deras sehingga mengakibatkan jarak pandang minim, diduga akibat ini terjadi kecelakaan laut,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail mengatakan, kapal MV VOC Batavia sudah tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang dan seluruh penumpang sudah turun, tak lama setelah kejadian itu. Sementara kapal dibawa menuju galangan kapal untuk dilakukan perbaikan oleh pihak perusahaan.

“Kami akan pantuau terus kondisinya. Dan untuk langkah selanjutnya saya akan melaporkan dan membahas dengan pak Gubernur terkait ke depannya seperti apa, untuk sementara pengganti kapal dengan rute ini,” ujarnya.

sutana/novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com