SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Paul Stephen Kembalikan Uang Rp500 Juta

  • Reporter:
  • Kamis, 25 Oktober 2018 | 11:41
  • Dibaca : 88 kali
Paul Stephen Kembalikan Uang Rp500 Juta
Kajari Natuna Juli Isnur menerima pengembalian uang Rp500 juta dari penasehat hukum terpidana Paul Stephen di Ruang Kajari, Natuna, Rabu (24/10). Foto sholeh

NATUNA – Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Juli Isnur menerima uang senilai Rp500 juta dari terpidana kasus pembalakan liar di Pulau Bawah, Paul Stephen, di Ruang Kajari, Rabu (24/10).

Uang pecahan Rp100 ribu itu diserahkan penasehat hukumnya Okto Estomihi Saragih dan Erlis Napitupulu. Uang itu dibayarkan berdasarkan putusan sidang Pengadilan Negeri Ranai tahun 2017. Paul divonis kurungan 1 tahun denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan penjara.

Paul Stephen, warga Australia, terbukti bersalah dan melanggar Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

“Terpidana sudah menjalani kurungan di Lapas Tanjungpinang. Sekarang melalui PHnya, Paul membayar denda Rp500 juta,” kata Kajari saat jumpa pers dengan puluhan awak media.

Uang hasil pembayaran denda itu, lanjut Kajari, akan langsung setorkan ke kas negara. Tidak hanya uang denda, uang hasil lelang kayu sitaan senilai Rp52 juta juga sudah disetor ke kas negara.

“Pembalakan kayu hutan lindung itu digunakan terpidana untuk pembangunan Pulau Bawah di Kabupaten Kepulauan Anambas. Meski perkaranya di sana, namun masuk wilayah hukum Kejaksaan Negeri Natuna,” katanya.

Penasehat hukum Paul, Okto Estomihi Saragih mengatakan, pembayaran denda itu adalah bukti kliennya taat terhadap hukum di Indonesia. “Desember 2018 atau awal Januari 2019 klien kami (Paul) bebas dari kurungan,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com