SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembangunan Masjid Agung Batam II Capai 60 Persen

  • Reporter:
  • Senin, 3 Desember 2018 | 16:14
  • Dibaca : 123 kali
Pembangunan Masjid Agung Batam II Capai 60 Persen
Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau pembangunan Masjid Raya II di Batuaji, belum lama ini.

BATUAJI– Pekerjaan struktur pembangunan Masjid Agung Batam II di Batuaji kini sudah sudah mencapai 60 persen. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengatakan, pekerjaan struktur bangunan yang sudah rampung tersebut rangka atap space frame, dari 8 unit rangka payung membran sudah 5 unit yang selesai dipasang.

“Pekerjaan-pekerjaan arsitektur lain berjalan terus seperti pemasangan marmer. Kami perkirakan untuk marmer vertikal sudah 40 persen. Sedangkan pekerjaan menara pandang diperkirakan sudah 20 persen,” ujarnya, Sabtu (1/12).

Hambatan pembangunan Masjid Agung II, Suhar mengungkapkan terkait masih adanya rumah liar (ruli) di sekitar area pembangunan masjid. “Hambatan pasti ada, terutama adanya delay pekerjaan dinding penahan tanah akibat masih adanya ruli yang baru akan ditertibkan Desember ini,” kata Suhar.

“Tahun 2019 ini sudah selesai pekerjaannya semua. Rencana serah terima pertama PHO (Profedional Hand Over) dan kedua serah terima akhir atau FHO (Final Hand Over) setelah masa pemeliharaan selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, pembangunan masjid yang diberi nama Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah ini diprediksi selesai tepat waktu yakni Oktober 2019 mendatang.

Sesuai kontrak pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah selesai November 2019. Tetapi Pemko Batam menargetkan September 2019 selesai, sehingga awal Oktober 2019, bangunan yang diklaim terbesar di Pulau Sumatera ini sudah harus diresmikan.

Seperti diketahui, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah sudah memasuki tahun ketiga. Di tahun ini dianggarkan sebesar Rp94 miliar. Sementara yang telah dibayarkan ke kontraktor menyentuh Rp70 miliar.

Suhar mengatakan, pihaknya berencana menambah anggaran pembangunan masjid. Hal ini dibenarkan di Peraturan Presiden (Pepres) 58 Tahun 2017 yaitu, maksimal 10 persen total anggaran boleh ditambah. Penambahan mengacu karena banyak lingkup pekerjaan yang membutuhkan beberapa penyesuaian. Penambahan anggaran ini disampaikan pada nota kesepakatan APBD murni 2019 Wali Kota Batam dengan DPRD Batam. reni hikmalia

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com