SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Polres Bintan Tetapkan Delapan Tersangka Pembakar Hutan

  • Reporter:
  • Selasa, 27 Agustus 2019 | 18:17
  • Dibaca : 144 kali
Polres Bintan Tetapkan Delapan Tersangka Pembakar Hutan
Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menunjukkan tersangka pembakar saat kegiatan ekspos di Aula Mapolres Bintan, Selasa (27/8). /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Polres Bintan menetapkan delapan tersangka kasus pembakaran hutan dari puluhan titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah ini.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, delapan perkara dengan penetapan delapan tersangka itu terjadi diberbagai tempat kejadian perkara yakni di antaranya di Kampung Lome, Desa Bintan Buyu dengan penetapan dua tersangka dengan inisial M dan I yang diungkap oleh Satreskrim Polres Bintan.

TKP kedua di Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan tersangka berinisial H alias T yang diungkap oleh Polsek Bintan Utara. Tidak hanya itu, Jajaran Unit Reskrim Polsek Bintan utara juga mengungkap Karhutla di TKP ketiga yang terjadi di wilayah hukum polsek Bintan Utara yakni di Jalan Taman Sari, Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara dengan tersangka inisial S alias H. Dan di TKP ke empat di Blok I 4 Kampung Kebun, Kelurahan Teluk Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam dengan tersangka berinisial H alias L.

“TKP selanjutnya berada di Jalan Nusantara, yang diungkap oleh Jajaran Unit Reskrim Polsek Bintan Timur dengan mengamankan dua orang tersangka inisial P alias A dan tetsangka lainnya berinisial T alias R. Pengungkapan lainnya dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang atas kebakaran lahan di lokasi TKP Jalan Berdikari, Kecamatan Toapaya Utara dengan satu orang tersangka berinisial K,” terang Boy di Aula Mapolres Bintan, Selasa (27/8).

Boy melanjutkan, dari delapan berkas perkara terangka yang sudah dilakukan penyidikan itu pula, dua di antaranya sudah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan Negeri Bintan atau P21 dan enam berkas perkara lainnya masih dalam proses.

“Dalam proses penyelidikan ini terungkap bahwa modus yang dilakukan oleh para tersangka yakni membuka lahan untuk dijadikan lahan perkebunan dengan cara membakar, dengan memanfaatkan musim kemarau dan suhu panas serta kering disertai angin kencang yang membuat lahan mudah terbakar,” ujarnya.

Selain mengamankan para tersangka, ia menyampaikan jajarannya di lapangan juga menemukan sejumlah alat bukti di antaranya berupa parang, sarung tangan, korek api gas, dan sejumlah alat yang digunakan para tersengka untuk membuka lahan.

“Atas perbuatan tersebut, para tersangka terancam hukuman paling lama 12 tahun,” ujarnya.

Boy dalam kesempatan itu menyampaikan, penegakan hukum yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Bintan dan Unit Reskrim dari berbagai Polsek di wilayah Polres Bintan menjadi kunci terakhir dalam upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla yang marak terjadi. Sebelumnya sudah dilakukan berbagai upaya-upaya preventif oleh jajarannya bersama Satgas Karhutla yang melibatkan stakeholder di Kabupaten Bintan setelah melakukan berbagai pemyuluhan, sosialisasi, imbauan dan pemasangan-pemasangan spanduk.

“Semua upaya kita maksimalkan, dan salah satu program yang sedang dilakukan Polres Bintan meluncurkan aplikasi yang diberi nama Sigap Karhutla, yang didukung dengan konten Live Map yang mampu menunjukkan lokasi titik api di wilayah Kepulauan Riau dan juga Bintan. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh siapa saja termasuk masyarakar yang bisa mengunggah foto dan lokasi tepat terjadi kebakaran lahan yang secara langsung dapat terhubung dengan Satreskrim Polres Bintan, kita tidak ingin hutan dan lahan sengaja dibakar, karena dampa kerugian yang ditimbulkan cukup parah,” katanya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com