SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Rafiq Serahkan Bantuan Nelayan Rp15,6 Miliar

  • Reporter:
  • Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:50
  • Dibaca : 203 kali
Rafiq Serahkan Bantuan Nelayan Rp15,6 Miliar
Bupati Karimun Aunur Rafiq. / Dok KORAN SINDO BATAM

KARIMUN – Pemkab Karimun menyalurkan bantuan senilai Rp15,6 miliar kepada nelayan setempat. Bantuan diharapkan bisa menyejahterakan nelayan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan secara simbolis kepada nelayan yang mewakili UPTD Perikanan Pantai, di Kelurahan Baran Timur, Senin (13/8/2018) pagi.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemkab Karimun Rufindy Alamjah menjelaskan bantuan tersebut bersumber APBD Karimun 2018 senilai Rp13 miliar ditambah Dana Alokasi Khusus 2018 sebesar Rp2,6 miliar.

“Bantuan berupa lima unit pompong kapasitas 2 gross ton (GT), 32 sampan mesin ketinting dan puluhan jaring ikan dan udang,” ujar dia saat menyampaikan laporan, kemarin.

Pemkab menyalurkan bantuan jaring tangkap untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB). Jaring nilon untuk enam kepala keluarga (KK), jaring tangsi untuk 15 KK dan jaring udang untuk 17 KK.

Lalu bantuan 32 sampan ketinting disalurkan untuk nelayan Desa Batu Limau, Kecamatan Ungar, sebanyak 15 unit. Kemudian, tiga unit nelayan Teluk Mesodo Pelambung Kecamatan Tebing, tiga unit untuk nelayan Teluk Uma Kecamatan Tebing, satu unit untuk nelayan Sungai Pasir Kecamatan Meral.

Lalu empat unit untuk nelayan Pulau Parit Desa Parit Kecamatan Karimun, tiga unit untuk nelayan Pulau Tulang Desa Tulang Kecamatan Karimun, satu unit untuk nelayan Baran Kecamatan Meral, dua unit untuk nelayan Sungai Raya Kecamatan Meral.

“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan jangan dijual,” ujar Rufindy.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan bantuan nelayan menjadi program pemerintah di sektor perikanan. “Memang tidak banyak, tapi kami berharap bantuan dimanfaatkan dengan baik,” ujar dia.

Dia menargetkan bantuan serupa berlanjut pada anggaran tahun depan. Untuk itu dia meminta nelayan yang mendapat bantuan tidak menjual alat tangkap dan kapal. “Jangan dipindahtangan. Nelayan rugi sendiri,” kata dia.

Adapun pada 2017, Pemkab Karimun juga menyalurkan bantuan sampan ketinting sebanyak 52 unit. Jumlah pada 2018 berkurang menjadi 32 unit. Dari jumlah tersebut, penerima terbanyak dari Desa Batu Limau Kecamatan Ungar sebanyak 15 unit.

“Dari alat tangkap yang kita berikan ini mudah-mudahan penghasilannya bertambah. Ekonominya makin baik dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan, yang pada akhirnya dapat memberikan pendidikan bagi anak-anak,” papar Rafiq.

Kegiatan penyaluran bantuan nelayan kemarin disejalankan dengan pemberian klaim asuransi kepada dua ahli waris nelayan. Masing- masing keluarga menerima Rp200 Juta untuk keluarga Samat korban kecelakaan laut di Moro dan Rp40 Juta untuk keluarga Amin Desa Keban yang meninggal dunia akibat sakit. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com