SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ratu Dandan Korea

  • Reporter:
  • Selasa, 8 Mei 2018 | 15:13
  • Dibaca : 75 kali
Ratu Dandan Korea

Saat memulai hobinya berdandan di dunia daring sekitar 10 tahun lalu, mungkin Park Hye Min atau Pony tidak menyangka kalau hal itu akan membuat namanya mendunia.

Saat ini akun Instagramnya, @ponysmakeup telah diikuti hingga 5 juta followers , sementara akun YouTube -nya telah mencapai 3,8 juta subscribers . Dengan pengikut sebanyak itu, Pony menjadi sebuah kekuatan yang harus diperhitungkan dalam industri kecantikan Korea. Tidak mengherankan, pada usianya yang ke-26 tahun pada 22 Januari lalu, dia tidak hanya mendapatkan ketenaran dan menjadi influencer, tetapi juga berani membangun kerajaan bisnis kecantikan. Pony masuk daftar 30 Under 30 Asia 2017 kategori The Arts versi Forbes .

Dengan lebih dari 67 juta penayangan di YouTube, gadis asal Korea Selatan ini mampu bertarung dalam industri K-beauty yang kompetitif. Dia membawa konsep inovatif, termasuk dalam berkomunikasi dengan pengikutnya di media sosial. Dikutip Harpers Bazaar, Pony telah menerbitkan buku yang dijual di seluruh Asia tentang cara mereproduksi wajah. Dia juga menjadi seniman tata rias untuk superstar K-pop, CL, yang sebelumnya menjadi anggota girl band 2NE1. Siapa pun yang mengaku jatuh cinta dengan dunia kosmetik, nama Pony kerap menjadi rekomendasi utama. Dilansir Hashtag Legend, Pony memberikan panduan berdandan yang berguna untuk kaum hawa di dunia, terutama wanita Asia.

Pony terkenal karena panduan berdandannya di YouTube, yakni Ponyís Beauty Diary, yang berfokus pada tata rias feminin, yakni cara memakai warna pastel serta segala macam pernak-pernik kosmetik, seperti riasan untuk yang berkelopak mata model single lids . Dia juga terkenal karena piawai “menyulap” diri menjadi mirip selebritas ternama di Korea Selatan, seperti HyunA, AngelaBaby, SNSD, dan Fan Bingbing, termasuk pesohor dunia, yakni Taylor Swift, Katy Perry, dan Ariane Grande.

Perjalanan Pony di media sosial (medsos) berawal saat dia membangun saluran YouTube yang sangat sukses, yakni Pony Syndrome pada 2013. Lalu pada 2015, dia meluncurkan Pony Effect. Kemudian pada 2016, Pony membuka AP Studio di Ilsan, Provinsi Gyeonggi, kota satelit di barat laut Seoul. Di sinilah dia membuat semua videonya yang diviral -kan di berbagai medsos.

Susi susanti

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com