SINDOBatam

Opini+

Jungkir Balik+

Sepekan, The Last Jedi Raup Rp6,7 Triliun

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Desember 2017 | 17:23
  • Dibaca : 66 kali
Sepekan, The Last Jedi Raup Rp6,7 Triliun

LOS ANGELES – Film Star Wars: The Last Jedi terus merajai box office dunia pekan ini. Seri kedelapan dari saga Star Wars kini telah meraup USD500 juta (Rp6,7 triliun) secara global.

Diya kini The Last Jedi bakal makin berjaya dalam beberapa pekan kedepan. Film ini sebelumnya tercatat dengan penjualan tiket terbanyak kedua di Amerika Utara pada hari pertama penayangan di bioskop. Walt Disney merilis fil m itu meraup hingga USD220 ju t a (Rp2,9 triliun). The Last Jedi hanya terpaut USD28 juta dari Star Wars : The Force Awakens yang mencatat re kor tertinggi penjualan tiket pa da hari pertama penayangan di bioskop pada Desember 2015.

Film garapan sutradara Rian Johnson itu juga menjadi film dengan penjualan tiket terbesar kedua selama pemutaran film pada malam pertama. Hingga kini, The Force Awakens tercatat sebagai seri Star Wars dengan pendapatan tertinggi yakni USD2,06 miliar, atau berada di urutan ketiga film paling laku sepanjang sejarah.

Sedangkan peringkat pertama ditempati Avatar dengan raihan USD2,7 miliar dan Titanic diposisi kedua (USD2,1 miliar). Sejak ditayangkan di bioskop pada Rabu (13/12), tiket Star Wars: The Last Jedi ter jual hingga USD500 juta (Rp6,7 tri liun) di seluruh du nia. Capaiannya luar biasa belum termasuk penayangan di China yang men jadi pasar film terbesar ke dua.

Film yang di produksi Lucas film Ltd itu mu lai diputar kemarin. ”Pada masa lalu ada yang beranggapan bahwa sekuel film me rupakan anak-cucu yang lemah dari konsep asli induknya, terutama dalam meng eksploitasi pasar untuk menarik keuntungan sebesar-besarnya.

Namun, hal itu tidak berlaku untuk film Star Wars,” ujar pemerhati film Paul Dergarabedian dari comScore,dikutip CNN. Star Wars: The Last Jedi ju ga mendapatkan kritik positif da ri para ahli dan menjadi salah sa tu film dengan ulasan terbaik tahun ini.

Rotten Tomatoes memberikan nilai 93%, sejajar dengan Star Wars: The Force Awakens. Walt Disney meraih suk ses setelah membeli waralaba film tersebut senilai USD4 mi liar pada 2012. Dergarabedian menilai kesuksesan The Last Jedi menun juk kan kualitas pembuatan film dapat mengalahkan aspek-aspek yang lain.

”Hal ini juga membuktikan pentingnya hasil The Force Awakens dalam memotivasi tim studio,” tandas Dergarabedian. The Last Jedi yang diputar di 4.200 bioskop dibintangi Daisy Ridley yang berperan sebagai Rey, Mark Hamill sebagai Luke Sky walker, dan Carrie Fisher sebagai Leia Organa.

Fisher meninggal dunia secara tidak terduga pada Desember tahun lalu. Artis yang juga berperan dalam serial televisi Family Guys itu ter kena cardiac arrest. Menurut data, sekitar 58% pe nonton The Last Jedi di Amerika Utara merupakan laki-laki dan 62% berusia di atas 25 ta hun. Capaian besar The Last Jedi menjadi awal yang baik bagi Walt Disney yang baru saja meng akuisisi 21st Century Foxse nilai USD52,4 miliar.

Hasil tersebutkian mendorong Walt Disney untuk terus berkarya. Film lainnya yang berhasil men catat rekor penjualan ti ket ter banyak di Amerika Utara pada hari pertama pemutaran ialah Jurassic World (USD208,8 juta), Marvelís The Ave ngers (USD207,4 juta), Trans formers: ”Revenge of the Fallen” (USD200,1 juta), Ave ngers : ”Age of Ultron” (USD191,3 juta), dan Captain Ame rica: ”Civil War” (USD179,1 juta).

Pendapatan beberapa film yang dirilis tahun ini juga tidak ter lalu buruk. Beauty and the Beast sukses meraup laba kotor hing ga USD1,2 triliun sejak diputar dibioskop pada pertengahan Maret silam. The Fate of the Furious, Despicable Me 3, Spider-Man : ”Homecoming”, dan Wolf Warrior 2 juga meraih sukses sangat besar.

Sederetan film box office lainnya juga siap tayang untuk menemani para pencinta film selama liburan Natal dan Tahun Baru, mulai dari Jumanji : ”Welcome to the Jungle” hingga Down sizing.Jika meraih sukses, kesenjangan revenue di antara si neas Amerika Utara, juga bagi stu dio film dan pemilik bioskop, akan berkurang pada 2017.

Revenue domestik untuk indus tri perfilman di Amerika Utara diperkirakan akan mencapai USD11,34 miliar tahun ini. Bandingkan dengan catatan setahun sebelumnya yang mencapai USD11,4 miliar. Dalam skenario terburuk, para ahli meyakini tahun ini setidaknya box office Hollywood hanya selisih 2% dari tahun lalu.

”Hasil akhir sepertinya akan men jadi lebih baik diban dingkan dengan yang sudah diprediksi,” kata pemerhati film dari MKM Partners, Eric Handler.

Se cara global, revenue tahun ini su dah melampaui revenue tahun lalu sebesar 5%. Sumbangan terbesar berasal dari Amerika Serikat (AS) yang menjadi pasar terbesar. Jumanji : ”Welcome to the Jungle” diramalkan bakal berhasil menjual tiket antara USD45-60 juta pada hari pertama penayangan.

Rotten Tomatoes memberikan nilai 83%. Ada pun The Greatest Showman yang meraih nominasi Golden Globe akan meraih laba kotor USD22 juta. Semua film itu me nyasar memiliki rating semua umur.

muh shamil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com