SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Sudah Empat Bulan Direkam, E-KTP Belum Dicetak

  • Reporter:
  • Kamis, 9 Agustus 2018 | 13:31
  • Dibaca : 47 kali
Sudah Empat Bulan Direkam, E-KTP Belum Dicetak
Warga mengambil e-KTP di Kantor Camat Sagulung, Beberapa waktu lalu. Kini pencetakan kartu tak bisa dilaksanakan karena kekosongan blanko dan tinta. f fathurrohim

SAGULUNG – Masyarakat Sagulung resah dan kecewa karena hingga kini Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) mereka belum juga dicetak. Padahal kartu identitas tersebut sangat diperlukan sebagai salah syarat utama administrasi. Selain itu, KTP itu juga sangat penting bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilu 2019 mendatang.

“Saya rekam dari bulan April. Tadi belum juga dicetak. Sudah lelah bolak balik ke sini,” ujar Ashari Ritonga, salah seorang warga di Kantor Camat Sagulung, Rabu (8/8).

Berdasarkan informasi, sambungnya, proses pembuatan e-KTP sangat cepat dan hanya butuh sehari saja selesai. Tapi fakta yang terjadi bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh pejabat di kecamatan.

“Setahu saya hanya orang-orang tertentu saja yang bisa begitu. Sementara orang seperti kami ini masih harus menunggu dan menunggu tanpa ada kejelasan,” katanya.

Dirinya sudah meminta penjelasan kapan e-KTP dapat diambil. Namun salah seorang pegawai di kecamatan mengaku tidak tahu kapan kartu tersebut selesai dan bisa diambil.

“Mereka bilang tidak bisa memastikan. Jadi masyarakat ragu. Apakah kami harus setiap minggu datang ke sini. Sedangkan waktu kami juga sangat terbatas,” jelasnya.

Dia menambahkan, kartu identitas sangat penting dimiliki oleh warga negara Indonesia. Seharusnya pemerintah daerah proaktif jika ada kekurangan blanko atau ada persoalan teknis lainnya. Selain itu, pemerintah juga harus segera melakukan sosialisasi dan menyampaikan kepada masyarakat tentang standar pelayanan minimum dalam pembuatan KTP.

“Harus ada juga plang atau papan, kalau buat KTP sehari siap. Buat surat ini berapa hari dan sebagainya. Kalau begini kan kita jadi meraba-raba, tidak jelas,” katanya.

Ashari menambahkan, sebagian masyarakat yang belum terdaftar sebagai DPT dalam pemilu mendatang, sangat butuh identitas ini agar dapat menyalurkan hak politiknya di tahun 2019. “Apalagi ini mau pemilu. Rawan nanti disalahgunakan jika warga tidak bisa memilih karena tidak punya KTP. Padahal mereka sudah puluhan tahun di Batam,” katanya.

Camat Sagulung Reza Khadafi yang dikonfirmasi mengatakan, antrean untuk pencetakan e-KTP sangat banyak. Kini, Kecamatan Sagulung kekurangan blanko dan tinta untuk melakukan pencetakan. Namun, ia enggan merincikan berapa banyak kartu yang belum dicetak.

“Kami menunggu blanko dan tinta dari Disduk. Kami hanya menunggu,” ujarnya. Reza juga tak bisa memastikan, kapan ketersediaan blanko dan tinta kembali normal. Kami kejar semua keterlambatan cetak,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com