SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Tabrakan Maut Libatkan Pejabat Bintan

Tabrakan Maut Libatkan Pejabat Bintan
Kondisi mobil yang ditumpangi Farhan hancur di bagian depan.

BINTAN – Tabrakan maut yang melibatkan pegawai dan pejabat Bintan terjadi di Jalan Lintas Barat Km 26, Kampung Pulau Ladi, Kecamatan Telukbintan, Kamis (11/1/2018) sekira pukul 13.20. Peristiwa itu menewaskan Ibnu Farhan (23), alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang baru enam bulan bekerja di Bagian Humas Protokol Pemkab Bintan.

Tangis Imed, ibunda Farhan, tak bisa lagi ditahan saat melihat jenazah anaknya di ruang mayat RSUP Kepri di Batu 8 Tanjungpinang. Tubuhnya sempoyongan dan harus dipopoh dua wanita di kanan dan kirinya. “Ya Allah, anakku…,” teriak Imed di antara isak tangisnya.

Ia tak kuat memandang jasad anaknya. Hanya sebentar, Imed lalu beranjak ke luar ruangan. Sejumlah wanita berusaha menenangkan dan mengipasi tubuhnya.

Kepala Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Bintan, Irma Annisa yang ditemui di lokasi membenarkan Farhan menjadi korban meninggal dalam kecelakaan tersebut. Dia merupakan pegawai yang bertugas di Bagian Humas Protokol Pemkab Bintan.

“Farhan merupakan lulusan IPDN Angkatan 24 yang baru saja lulus dan baru penempatan. Dia masih tercatat sebagai staf pegawai Kemendagri yang sedang menjalani Orientasi Tugas di Pemprov Kepri dan ditugaskan di Pemkab Bintan sebagai staf Humas Protokol Pemkab Bintan,” ujarnya.

John yang merupakan rekan sekantor dan satu ruangan dengan korban di Bagian Humas Protokol mengaku sempat tidak percaya atas kejadian yang menimpa rekannya itu. Dia bahkan sampai mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kabar tersebut. Namun di lokasi, dia hanya mendapati sisa puing-puing kecelakaan.

“Tadi (kemarin) pagi saya masih bertemu di kantor. Saat istirahat makan siang, katanya dia hendak makan di luar, tiba-tiba kita dengar kabar buruk,” katanya.

Informasi yang dihimpun KORAN SINDO BATAM, tabrakan berawal saat mobil Toyota Rush warna hitam BP 151 B yang dikendarai Farhan meluncur dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban. Tepat di Km 26, sebelum Jembatan Kangboi, Kecamatan Teluk Bintan, Farhan berusaha menyalip sepeda motor yang ada di depannya.

Namun dari arah berlawanan, melaju Toyota Avanza warna silver BP 1504 YB yang dikendarai Isharyo Nasriza (43). Dalam mobil tersebut juga ada Ketua Komisi I DPRD Bintan Daeng M Yatir dan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bintan Yuzet. Tabrakan keras pun tak terelakkan.

Toyota Rush yang dikendarai Farhan rusak parah pada bagian depan, bahkan kap, dan mesin mobil berserakan. Farhan mengalami luka serius di bagian kepala belakang. Tubuhnya terjebit di bagian pintu belakang mobil. Di meninggal di tempat sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Kepri di Batu 8 Tanjungpinang.

Mobil Avanza yang dikemudikan Isharyo juga remuk bagian depan serta masuk ke semak-semak, tercampak beberapa meter dari badan jalan. Isharyo mengalami luka robek di bagian leher bawah, pendarahan di bagian kepala belakang, tangan kanan patah, dan kening robek. Sedangkan Yatir mengalami memar di wajah sebelah kanan dan luka pendarahan di bagian kepala. Sementara Yuzet mengalami luka robek di bagian kepala kanan. Ketiganya lalu dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL dr Midiyato Tanjungpinang.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com