SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Pertanyakan Pergub Kenaikan Tarif Listrik

  • Reporter:
  • Kamis, 6 April 2017 | 14:13
  • Dibaca : 316 kali
Warga Pertanyakan Pergub Kenaikan Tarif Listrik
ilustrasi

SINDOBATAM – Warga Batam mempertanyakan Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017 tentang Kenaikan Tarif Listrik Batam. Hingga kini surat tersebut tak pernah dipublikasikan kepada publik oleh Gubernur dan PLN Batam.

“Kami pertanyakan dasar itu karena tidak ada sosialisasi. Apakah itu berbentuk Pergub, SK atau bentuk lainnya,” ujar Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Kepri Rahmad Riyandi di Batam Centre, Kamis (6/4/2017).

Dia menyesali dasar Gubernur menyetujui kenaikan tarif karena kondisi keuangan. Menurut dia, PLN Batam justru mendapatkan keuntungan hingga ratusan miliar per bulan.

“Saya baca di media, pak Gubernur takut PLN kolaps. Itukan memang konsekuensi pelayanan publik. Bagaimana jika nanti ada perusahaan lain yang mengaku kolaps,” katanya.

Sebelum menyetujui kenaikan 30 persen di tahap awal, seharusnya Gubernur membentuk tim pemantau atau pengawas untuk mengawasi mutu pelayanan PLN Batam. Apakah sudah sesuai standar atau belum.

“Karena selama ini pelanggan menjadi korban jika tidak membayar tagihan. Lalu bagaimana dengan pemadaman. Apakah mereka memberikan diskon atau potongan harga?,” ujarnya.

Kenaikan tarif ini, banyak kejanggalan. Salah satunya tidak adanya sosialisasi. Padahal sesuai peraturan, sosialisasi dilakukan satu bulan sebelum kenaikan listrik.

“Kenapa baru sekarang. Mana barangnya?. Bisa dipublikasikan di media agar bisa warga menggugat,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com