Sindobatam

Dapatkan berita terbaru

Perang antara Israel dan Hamas: 10 hal yang kita ketahui di hari keempat |  berita Dunia

Perang antara Israel dan Hamas: 10 hal yang kita ketahui di hari keempat | berita Dunia

Pertempuran antara Pasukan Pertahanan Israel dan kelompok militan Hamas yang berbasis di Palestina memasuki hari keempat pada hari Selasa. Masalah ini dimulai setelah Israel pada hari Sabtu menyaksikan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilancarkan oleh militan Hamas terhadap kota-kotanya.

Orang-orang berdiri di luar masjid yang hancur akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza pada 8 Oktober. (AFP)

Para militan menembakkan ribuan roket dan melintasi perbatasan ke Israel selatan dari Jalur Gaza dengan menggunakan sepeda motor, truk pickup, pesawat layang, dan speedboat. Mereka menyerang setidaknya 22 situs.

Sebaliknya, Israel yang terkejut, yang terkenal dengan teknik intelijennya yang canggih, melancarkan operasi udara skala besar di Jalur Gaza dan sekitarnya. Pada hari Minggu, Tel Aviv secara resmi menyatakan perang terhadap gerakan bersenjata dan terus melakukan pemboman di Jalur Gaza sejak saat itu. Ikuti pembaruan langsung tentang perang antara Israel dan Hamas di sini.

Hari 4: Inilah yang kami ketahui sejauh ini.

1. Pesawat tempur Israel terus menerus mengebom Kota Gaza hingga Selasa dini hari. Serangan udara tersebut menghantam bangunan tempat tinggal dan dilaporkan menewaskan sedikitnya dua jurnalis Palestina, menurut Al Jazeera.

2. Jumlah korban konflik telah melampaui 1.500 kematian di kedua belah pihak sejak konflik tersebut dimulai pada 7 Oktober. Sekitar 900 orang tewas di Israel, termasuk 260 orang yang ditembak oleh kelompok bersenjata Hamas saat festival musik di dekat perbatasan Gaza. Di Palestina, hampir 690 orang tewas dalam aksi pembalasan di Tel Aviv, BBC melaporkan.

Bola api meletus akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, 9 Oktober 2023. (AFP)
Bola api meletus akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, 9 Oktober 2023. (AFP)

3. Menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, lebih dari 1.87.500 orang telah mengungsi di Gaza sejak awal konflik.

4. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa negaranya akan menggunakan “kekuatan luar biasa” terhadap gerakan bersenjata Hamas. “Kami baru saja mulai menyerang Hamas,” kata Netanyahu dalam pidatonya yang disiarkan televisi. “Apa yang kita lakukan terhadap musuh-musuh kita di masa depan akan berdampak pada mereka selama beberapa generasi.”

READ  Hari Perempuan Internasional dalam Diplomasi: Temui diplomat wanita top India di PBB | berita terbaru india

5. Peringatan ini muncul ketika Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant pada hari Selasa memerintahkan penerapan “pengepungan total” di Jalur Gaza yang sudah terkepung. Hal ini mencakup pemadaman listrik total dan larangan masuknya makanan dan bahan bakar. Lebih dari dua juta warga Palestina tinggal di Jalur Gaza.

6. Hamas mengatakan mereka siap berperang panjang dengan Israel dan memperingatkan bahwa mereka akan menggunakan “puluhan sandera” yang ditahan di Gaza untuk menjamin pembebasan warga Palestina yang mendekam di dalam dan di luar penjara Israel. Ali Baraka, anggota pimpinan kelompok pengasingan di Beirut, mengatakan kepada Associated Press: “Kami telah mempersiapkan diri dengan baik untuk perang ini dan menghadapi semua skenario, bahkan skenario perang yang berkepanjangan.”

Warga Palestina mencari korban selamat setelah serangan udara Israel terhadap gedung-gedung di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza pada 9 Oktober.
Warga Palestina mencari korban selamat setelah serangan udara Israel terhadap gedung-gedung di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza pada 9 Oktober.

7. Israel mengatakan Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Gaza menahan lebih dari 150 tentara dan warga sipil yang diculik dalam serangan mendadak pada hari Sabtu.

8. Tentara Israel mengatakan mereka telah menguasai sebagian besar wilayah selatan dan “memulihkan kendali penuh” atas perbatasan. Juru bicara Hamas Richard Hecht mengatakan tidak ada pejuang Hamas yang menyeberang ke Israel sejak tadi malam, lapor Associated Press.

9. A Pernyataan bersama Amerika Serikat, Jerman, Perancis dan Italia mengeluarkan pernyataan yang mengecam “aksi terorisme mengerikan” yang dilakukan Hamas. “Negara kami akan mendukung Israel dalam upayanya membela diri dan rakyatnya dari kekejaman semacam itu,” bunyi pernyataan itu.

10. Presiden AS Joe Biden mengatakan 11 orang Amerika tewas dalam serangan terhadap Israel. Amerika Serikat juga memindahkan kapal induk terbesarnya dan kapal perang lainnya lebih dekat ke Israel untuk menunjukkan dukungan.