SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Warga Keluhkan Maraknya Prostitusi Berkedok Panti Pijat

  • Reporter:
  • Selasa, 25 September 2018 | 15:39
  • Dibaca : 283 kali
Warga Keluhkan Maraknya Prostitusi Berkedok Panti Pijat
Ketua Dewan Masjid Lubukbaja Abbas Harahap (baju biru) bersama pengurus IKBI Lubukbaja di Epok-Epok City Walk, Minggu (23/9). f didik yulianto

LUBUKBAJA – Masyarakat mengeluhkan makin maraknya bisnis prostitusi yang berkedok usaha panti pijat di kawasan Lubukbaja. Bahkan, bisnis melanggar hukum tersebut dilakukan di tengah pemukiman. Ketua Dewan Masjid Kecamatan Lubukbaja Abbas Harahap berharap aparat dan pemerintah segera bertindak agar tidak menimbulkan keresahan di maayarakat.

“Kami harap segera ada langkah tegas dari aparat dan pemerintah daerah,” kata Abbas Harahap di sela pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Batak Islam (IKBI) Kecamatan Lubukbaja di Epok-Epok Nagoya City Walk, Minggu (23/9).

Menurut dia, bisnis prostitusi berkedok usaha panti pijat menjamur di Batam, khususnya di kawasan Lubukbaja. Di antaranya di Kompleks Nagoya Bussiness Centre, Kompleks Nagoya Newton, Kompleks Dian Centre (belakang DC mall), bahkan di dalam kawasan Nagoya Hill.

“Kami mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata, tapi harus yang bermartabat dan berazaskan norma agama. Kalau bisnis prostitusi dilegalkan seperti sekarang, mau dibawa ke mana rakyat kita,” kata Abbas yang terpilih sebagai Ketua IKBI.

Abbas mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pertemuan atau silahturahmi antar Dewan Masjid di Lubukbaja guna membangun komunikasi antar masjid. Hal itu sebagai upaya pencegahan menjamurnya bisnis prostitusi di wilayah Lubukbaja.

“Pertemuan kita intensifkan sebulan sekali. Saat ini ada sekitar 60 masjid dan surau yang tersebar di Lubukbaja. Semoga kami bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan Kota Batam Madani, kata Abbas yang didampingi Ketua Harian IKBI Lubukbaja Lubis.

Dalam kesempatan itu, Lubis mengatakan, mengajak seluruh anggota IKBI Lubukbaja untuk turut serta dalam pembangunan Kota Batam. Salah satunya dengan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Sudah saatnya seluruh anggota IKBI berperan aktif membantu program pemerintah untuk mewujudkan Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang modern dan menjadi andalan pusat pertumbuhan perekonomian nasional,” harapnya. didik yulianto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com