SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

4,5 Ton Bawang Merah Ilegal Diamankan

  • Reporter:
  • Jumat, 28 Desember 2018 | 09:38
  • Dibaca : 148 kali
4,5 Ton Bawang Merah Ilegal Diamankan
KM Riski Mulia yang diamankan Lanal Karimun, Selasa (26/12) lalu berisi 4,5 ton bawang merah dan barang campuran. ft ist

KARIMUN – Tim Fleet One Quick Respons (F1QR) Lanal Tanjungbalai Karimun menangkap Kapal Motor Riski Mulia, Tonage 06 GT di Perairan Tambelas Kecamatan Meral, Selasa (25/12). Kapal tersebut membawa 4,5 ton bawang merah selundupan asal Malaysia

Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro mengatakan, penangkapan kapal bermuatan bawang merah itu berawal dari adanya informasi Intelijen terkait aktivitas bongkar muat bawang di Batu Pahat Malaysia. Dari informasi, bawang tersebut akan dibawa ke Tanjungbatu Kabupaten Karimun.

“Kita menerima info adanya aktifitas bongkar muat bawang ke kapal pengangkut. Kabarnya itu akan dibawa ke Tanjungbatu Kundur,” kata Catur Yogiantoro dalam siaran resminya, Kamis (27/12).

Terkait informasi tersebut, Lanal Tbk langsung bergerak cepat dengan menerjunkan Tim F1QR melakukan penyisiran di laut Karimun.

“Dari hasil patroli laut di Perairan Karimun, anggota kita melihat ada satu kapal yang mencurigakan. Selanjutnya dilaksanakan prosedur pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penggeledehan,” katanya.

Setelah diperiksa secara teliti ternyata kapal yang berlayar dari Batu Pahat Malaysia itu memuat barang yang termasuk larangan pembatasan tanpa surat izin impor dari Bea dan Cukai.

“Kita tidak menemukan surat izin impor dari Bea Cukai. Itu merupakan barang larangan pembatasan,” katanya.

Kapal pengangkut bawang merah itu dinakhodai MS dengan ABK dua orang. Dari hasil pemeriksaan muatan ditemukan bawang merah dengan jumlah lebih kurang 500 karung dengan masing- masing berisikan 9 kilogram.

“Apabila ditotalkan sekitar 4,5 ton bawang merah yang diseludupkan mereka. Selain itu juga ditemukan 4 ton garam di dalam 100 karung, 6 kasur bekas, 85 ban bekas, 41 pak kantong asoy, 20 karton soft drink dan barang campuran lain seperti bibit durian, bunga angrek, snack dan bantal,” kata dia.

Menurut Catur Yogiantoro perbuatan tersebut telah terbukti melanggar Undang Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Saat ini kapal tersebut telah diamankan di Dermaga Mako Lanal Tanjungbalai Karimun untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com