SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

ABK Pengangkut TKI Ilegal Dituntut 4 Tahun Penjara

  • Reporter:
  • Kamis, 25 Mei 2017 | 13:23
  • Dibaca : 494 kali
ABK Pengangkut TKI Ilegal Dituntut 4 Tahun Penjara

BATAM KOTA – Dody Faizal alias Doddy, ABK kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam dituntut 4 tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (24/5) siang. Penuntut umum menilai Doddy bersalah dan harus memperoleh hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Tuntutan tersebut dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmalina Sembiring di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Zulkifli. “Terdakwa juga dituntut dengan hukuman denda sebesar Rp1 miliar dengan subsider 6 bulan kurungan,” kata Rosmalina.

Tuntutan tersebut dilayangkan JPU Rosmalina setelah ia meyakini bahwa seluruh unsur dalam dakwaannya telah terpenuhi. Saksi-saksi yang dihadirkan ke persidangan juga telah menguatkan dakwaannya yakni pasal 303 ayat (1), (3) jo pasal 122 UU RI No 17 Tahun 2008 tentang pelayaran. “Dakwaan juga dikuatkan dengan kesaksian ahli,” ujarnya.

Selain itu, terdakwa yang diperiksa di persidangan pekan lalu telah mengakui bahwa dia berlayar bersama dengan Herman tanpa dilengkapi dengab surat izin dan dokumen berlayar lainnya.

Selain itu, dia juga mengakui mendapat tugas untuk menyusun 93 TKI ilegal dari Malaysia di dek bawah kapal. Dari total 93 TKI tersebut, 52 orang meninggal dunia setelah kapal tenggelam dihantam badai.

Selama mendengarkan tuntutan tersebut, Doddy hanya tampak tertunduk lemas dan meneteskan air mata. Dia merasa tuntutan hukuman yang dilayangkan kepadanya tergolong berat. Untuk itu, Doddy yang didampingi penasehat hukum berencana mengajukan pembelaan secara tertulis. “Kami minta waktu satu minggu untuk menyusun nota pembelaan, Yang Mulia,” ujar penasehat hukum Doddy.

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pledoi. Dan sebelum menutup persidangan, majelis memerintahkan jaksa Rosmalina untuk kembali menghadirkan terdakwa pada sidang berikutnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com