SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batam Terbaik dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir

  • Reporter:
  • Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:13
  • Dibaca : 73 kali
Batam Terbaik dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad (empat dari kanan) saat menerima penghargaan BSSA 2018 di Novotel Hotel Semarang, Rabu (10/10). f humas pemko batam

BATAM KOTA – Pemko Batam kembali menorehkan prestasi, penghargaan kali ini diberikan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dalam acara Bapeten Safety and Security Awards (BSSA) 2018 di Novotel Hotel Semarang, Rabu (10/10).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Bapeten kepada Pemko Batam sebagai kota terbaik dari 3 kota di Indonesia atas dukungan terhadap pencapaian standar keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Selain Kota Batam, dua kota lainnya yang disebut dalam kategori penghargaan ini yaitu Kota Surabaya dan Kota Jakarta Timur.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Kota Batam berdasarkan jumlah industri, rumah sakit klinik dan sektor lain yang cukup banyak dalam pemanfaatan tenaga nuklir di Batam.

Adanya pengawasan ketat dan terukur yang dilakukan Pemko Batam, khususnya dalam pemberian izin membawa kota ini kembali meraih penghargaan seperti tahun sebelumnya.

“Pemko Batam memiliki standar operasional prosedur yang cukup ketat dalam pemberian izin di bidang ini namun tetap mendukung tumbuh kembangnya industri sesuai dengan paraturan wali kota dan peraturan perundangan lainnya,” katanya.

Penghargaan BSSA didasarkan atas hasil penilaian kinerja fasilitas dengan indikator yang terdiri dari hasil inspeksi, pemantauan evaluasi dosis pekerja, pelaksanaan proses perizinan dan kejadian kedaruratan. Penilaian BSSA untuk kategori fasilitas menggunakan pendekatan passing grade.

Semua instansi yang masuk dalam passing grade berdasarkan hasil penilaian kinerja fasilitas dengan nilai rata-rata dari seluruh aspek penilaian > 95 akan mendapatkan penghargaan BSSA.

“Kami sendiri juga tidak tahu kapan tim survei turun hingga Batam meraih predikat ini. Namun dengan penghargaan ini mendorong kami untuk terus melakukan pembenahan dan tata kelola khususnya perizinan dan pengawasan ke depannya,” ujarnya.

Kepala Bapeten, Jazi Eko Istiyanto mengatakan, penghargaan ini bertujuan untuk mendorong timbulnya budaya keselamatan dalam memanfatkan nuklir terhadap para pengguna tenaga nuklir, khususnya untuk tujuan industri dan kesehatan.

Ia menjelaskan BSSA yang diberikan kepada pemerintah daerah didasarkan pada pertimbangan hasil inspeksi, evaluasi terhadap dosis radiasi bagi pekerja radiasi, proses perizinan, dan status kejadian kedaruratan nuklir di instansi tersebut menunjukkan kinerja keselamatan radiasi dan atau keamanan sumber radioaktif yang sangat baik.

Selain itu BSSA juga diberikan kepada kepala daerah didasarkan pada pertimbangan bahwa daerah tersebut memiliki populasi instansi penerima BSSA dalam jumlah yang signifikan. “Sehingga dapat diasumsikan bahwa pemerintah daerah tersebut telah mendukung sepenuhnya terhadap Pencapaian BSSA yang diterima oleh instansi di daerahnya,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com