SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batik Batam Menuju Singapura dan Bali

  • Reporter:
  • Senin, 16 Juli 2018 | 14:25
  • Dibaca : 174 kali
Batik Batam Menuju Singapura dan Bali
Model memperagakan Batik Batam dalam Roadshow Batik Batam Fashion Week 2018 di DC Mall, Batuampar, kemarin. /arrazy aditya

BATUAMPAR – Roadshow Batam Batik Fashion Week 2018 mencuri perhatian Singapura dan Bali. Ketua Dekranasda Kota Batam Marlin Agustina Rudi secara khusus diundang ke dua kota itu untuk menampilkan batik Batam ke panggung internasional.

“Ini juga berkat kerjasama desainer dan para pembatik Batam,” ujar Marlina di sela-sela pekan keempat Roadshow Batam Batik Fashion Week 2018 di DC Mall, Batuampar, kemarin.

Panggung internasional pertama untuk Batik Batam ditampilkan sekitar pertengahan Oktober nanti di Singapura. Menurut Marlina, Dekranasda dan panitia Roadshow Batik Batam Fashion Week sudah menerima undangan.

Pembatik dan desainer di Singapura ingin Batik Batam dipamerkan di sebuah agenda peragaan busana. Lokasi rencananya di Resorts World Sentosa. “Kami diajak untuk memeriahkan dan go international,” sambung Marlina.

Undangan menarik itu bukan satu-satunya. Marlina menambahkan Batik Batam juga bakal ditampilkan di ajang Mr Art, sebuah pameran kesenian dan kebudayaan internasional di Bali. Penyelenggara ingin seluruh peserta dari Indonesia mengenakan Batik Batam. Mr Art dihelat 19 Agustus 2018. “Ini kehormatan bagi Batik Batam,” ujar Marlina.

Dia menuturkan Batik Batam akan terus dipromosikan di Tanah Air dan internasional. Setelah dua agenda di Singapura dan Bali, Dekranasda menghadirkan Show on the Street pada 2019. Jika Roadshow Batik Batam Fashion Week dipamerkan di pusat perbelanjaan, Show on the Street akan mengenalkan Batik Batam ke seluruh kota/kabupaten di Kepri.

Roadshow

Agenda ke Singapura dan Bali menjadi buah manis setelah Roadshow Batik Batam Fashion Week 2018 yang memasuki pekan keempat. Dipamerkan di DC Mall, kali ini peragaan busana itu menampilkan desainer muda Natasya Rofalina. Natasya membawa motif batik bernuansa hasil laut Kepri dan bergaya kasual. “Sehingga bisa digunakan anak muda,” ujar Marlina.

Roadshow kemarin menampikan panggung peragaan busana. Dibawakan model-model, Batik Batam dikenalkan ke tamu undangan yang di antaranya ada warga Singapura.

Desainer Batik Batam Natasya Rofalina mengungkapkan ingin Batik Batam bisa diterima kawula muda. Atas alasan itulah gaya desain Natasya kental dengan gaya kasual. “Batik bisa merambah kalangan anak muda,” kata dia.

Ada 16 desain batik yang diperagakan di ajang Roadshow Batik Batam Fashion Week. Seluruhnya bermotif keanekaragaman laut, baik itu gonggong, maupun hewan laut lainnya yang lebih dikenal masyarakat. Natasya menilai batik diterima dengan baik di Batam. “Apalagi Batam adalah destinasi wisata yang dekat dengan negara tetangga,” ujar dia.

Roadshow Batam Batik Fashion Week 2018 ini pertama kali dimulai dari Atrium Utama Kepri Mall pada 28 Juni 2018. Setelah di Kepri Mall, pameran bergeser ke Mega Mall Batam Centre, Sabtu (30/6). Selanjutnya di Panbil Mall pada Sabtu 7 Juli dan kembali ke Kepri Mall 14 Juli dan di Mega Mall, 19 Juli. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com