SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bikin Akta Kelahiran Cukup via WhatsApp

  • Reporter:
  • Jumat, 6 April 2018 | 16:51
  • Dibaca : 360 kali
Bikin Akta Kelahiran Cukup via WhatsApp

KARAWANG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membuat terobosan dalam pembuatan akta kelahiran.

Masyarakat yang akan membuat akta kelahiran tidak perlu lagi mengantre pan – jang di kantor Disdukcapil. Warga cukup mengirimkan ber kas pendaftaran melalui WhatsApp Disdukcapil nomor 081293509999 dan masya rakat akan dilayani. “Mulai Senin (2/4) kemarin sudah kita mulai pelayanan khusus pembuatan akta kelahiran melalui aplikasi WhatsApp Disdukcapil. Caranya de ngan mengirimkan per mo hon an nanti akan kita balas dengan mengirimkan persyaratan pem buatan akta yang harus diisi kemudian dikirimkan kembali ke kita,” kata Kepala Disdukcapil Yudi Yudiawan kemarin.

Yudi menjelaskan, jika ada per syaratan yang kurang akan diinformasikan kembali untuk dilengkapi dan semua itu dila kukan melalui WhatsApp. “Sete lah persyaratan dinyatakan leng kap nanti akan kita minta mereka untuk datang meng ambil akta kelahiran yang sudah jadi. Jadi tidak akan ada lagian trean panjang,” kata Yudi Yudiawan. Menurut Yudi, persyaratan pembuatan akta kelahiran bisa di foto atau dipindai (scanned ), ke mudian dikirim ke nomor WhatsApp 081293509999. Warga juga bisa menanyakan informasi dan formulir ke no mor tersebut.Hasil foto scan atau foto persyaratan harus je las dan bisa dibaca sehingga pe tu gas bisa dengan cepat memberikan pelayanan.

Akta Kelahiran yang siap diambil akan diinformasikan melalui WhatsApp pula. Namun, masyarakat yang akan meng ambil kutipan akta ke lahir an harus membawa persyara tan fisiknya. Yudi mengaku Dis dukcapil baru bisa melayani melalui aplikasi WA untuk akta kelahiran saja karena ke ter batas an petugas yang melayani. Adapun untuk pembuatan kartu keluarga (KK) belum bisa menggunakan sistem serupa menunggu kesempatan petu – gas yang siap melayani. Wakil Ketua DPRD Kara wang Sri Rahayu Agustina meng apresiasi terobosan yang dilakukan Disdukcapil dalam memberikan pelayanan melalui aplikasi Whats App. Hanya, dia me nyayangkan pelayanan hanya berlaku untuk akta kela hir an.

Dia berharap seluruh do kumen kependudukan bisa dilayani melalui WhatsApp seperti pembuatan kartu keluarga. Jika alasan karena kekurangan tenaga PNS Disdukcapil bisa menarik PNS dari instansi lain yang kelebihan pegawai atau menggunakan tenaga harian lepas (THL) untuk mengatasi keku rangan pegawai. “Ini terobosan yang bagus,” kata Sri Rahayu.

Nilakusuma

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com