SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Instabilitas Chelsea

  • Reporter:
  • Senin, 4 Juni 2018 | 14:58
  • Dibaca : 101 kali
Instabilitas Chelsea

LONDON– Ada yang berbeda dari pergerakan Chelsea menjelang musim 2018/2019. Tidak banyak spekulasi berkembang terkait transfer pemain atau juga isu pelatih yang mendadak beku terkait masa depan Antonio Conte.

Kejutan baru datang dari penjaga gawang Chelsea Thibaut Courtois. Tanpa didahului kabar, kiper timnas Belgia tersebut dikabarkan akan meninggalkan Stadion Stamford Bridge musim depan. Padahal, sejak bergabung dari Atletico Madrid pada 20 Juni 2014, posisinya hampir tak pernah tergantikan.

Pemain yang didatangkan dari Atletico dengan mahar 25 juta poundsterling itu menjaga gawang Chelsea sebanyak 154 pertandingan di semua ajang. Dia mencatatkan 54 clean sheet selama membela The Blues .

Ada tiga tim yang dikaitkan dengan kemungkinan kepergian Courtois, ulai dari Real Madrid, klub lamanya, Atletico, sampai tim petro dolar Paris Saint- Germain (PSG) yang mulai kehilangan gairah kepada penjaga gawang AC Milan Gianluigi Donnarumma. Sebagai ganti, Chelsea dikabarkan mendatangkan penjaga gawang AS Roma Alisson Becker.

Pemain yang sekarang memperkuat timnas Brasil di Piala Dunia 2018 tersebut sedang naik daun dengan penampilan bagusnya bersama Roma. Dia juga masuk daftar pemain terbaik Liga Champions musim ini. Selain Courtois, Chelsea juga harus bersiap dengan situasi Eden Hazard yang belum kunjung melakukan teken kontrak.

Hazard yang ditransfer musim dingin lalu, dikaitkan dengan Real Madrid, masih menahan pembicaraan kontrak dengan direksi The Blues . Kepergian Zinedine Zidane tak mengurungkan niat Hazard terbang ke Santiago Bernabeu. Dengan usia yang mulai masuk fase terbaik, bermain di Liga Europa bukan hal ideal buat Hazard. Jika ada tawaran dari Madrid, hampir mustahil ditolak.

Teka-teki Conte sebagai pelatih juga tidak kunjung mendapatkan titik terang. Pelatih asal Italia tersebut sudah sejak pertengahan Februari dikabarkan bakal diganti ternyata tak kunjung mendapatkan titik terang. Bahkan, Maurizio Sarri yang sudah meninggalkan Napoli belum mendapatkan kata pasti.

Sarri sejatinya masih terikat kontrak dengan Napoli dua tahun ke depan. Tapi, Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis memutuskan menunjuk Carlo Ancelotti setelah Sarri dianggap berteka-teki terkait masa depannya. “Saya menghormati dan selalu mendukungnya.

Pada titik tertentu, jika Anda memiliki kontrak dengan saya selama dua tahun lagi tapi mulai mengungkapkan keraguan kepada publik dalam kehidupan, lebih baik mengakhiri cerita,” tutur De Laurentiis. Menurutnya, Sarri tidak pernah menjawab tentang apakah akan tinggal atau tidak.

“Jika Anda menutup pintu di wajah saya, saya akan menjauh sehingga tidak mengganggu pekerjaan Anda. Saya memiliki hak dan kewajiban melindungi kepentingan klub,” tandasnya. De Laurentiis mempersilakan jika ada klub lain yang ingin meminang Sarri.

Alasannya, dia bukan tipikal pendendam yang kemudian harus mengunci masa depan Sarri. “Jika ada yang ingin datang dan melakukan negosiasi, tentu tidak ada alasan menolak,” ujarnya. Persoalan lain adalah tentang pemilik Chelsea yang gagal mendapatkan perpanjangan visa ke Inggris.

Dikutip dari The Guardian , berdasarkan sumber dari orang terdekat Roman Abramovich dan juga media Rusia, sampai saat ini belum ada kepastian kapan pengusaha asal Rusia itu mendapat perpanjangan visa. Masalah visa Abramovich muncul karena adanya ketegangan hubungan diplomatis Rusia dengan Inggris sejak Maret 2018.

Semua itu dipicu kasus upaya pembunuhan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yuli Skripal. Imbasnya, Chelsea sudah dipastikan menunda renovasi Stamford Bridge.

Pihak manajemen merencanakan menambah kapasitas stadion dari 41.631 kursi menjadi 60.000 kursi. Abramovich awalnya menyepakati berinvestasi sekitar 1 miliar poundsterling. Tapi, dengan situasi tersebut rencana ini dipastikan berantakan.

ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com