SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Inter Krisis Pemain

  • Reporter:
  • Kamis, 28 Desember 2017 | 15:59
  • Dibaca : 103 kali
Inter Krisis Pemain

MILAN – Kekuatan Inter Milan terancam compang-camping saat berhadapan dengan rival sekota, AC Milan, pada partai perempat final Coppa Italia di San Siro, dini hari nanti.

Krisis pemain menghantui I Nerazzurri. Sektor pertahanan Inter berpotensi keropos karena Danilo D’Ambrosio dan Miranda mengalami cedera saat takluk 0-1 dari Sassuolo, Sabtu (23/12/2017). Berdasarkan hasil tes medis, D’Ambrosio dihantam cedera ligamen dan Miranda bermasalah pada bagian betis.

Lantaran membutuhkan perawatan lebih lanjut, D’Ambrosio dan Miranda dipastikan absen melawan Milan pada duel yang bertajuk Derby della Madonnina. Ini bisa merusak misi tim tamu untuk meraih dua kemenangan beruntun atas tetangganya itu.

“D’Ambrosio dan Miranda menjalani pemeriksaan MRI di Rumah Sakit Riset Humanitas di Rozzano. Mereka harus menjalani rehabilitasi untuk menyembuhkan cederanya,” ungkap pernyataan resmi Inter, dilansir Football-Italia.

Terkaparnya D’Ambrosio dan Miranda kian melengkapi nestapa Inter yang grafiknya sedang jeblok di Seri A. Tim asuhan Luciano Spalletti itu sebelumnya menyerah 1-3 dari Udinese, Sabtu (16/12/2017), dan 0-1 dari Sassuolo. Kendati demikian, Spalletti tetap tenang.

Spalletti mengatakan, Inter sebenarnya telah berusaha keras dan menunjukkan penampilan terbaik di dua laga tersebut. “Saya bahkan lebih yakin dari sebelumnya bahwa Inter mengetahui apa yang mereka lakukan. Karena, saya melihat penampilan cukup baik di dua pertandingan terakhir,” katanya.

Spalletti menilai Inter hanya perlu perbaikan terutama dalam konsentrasi dan memaksimalkan peluang. Juru taktik berusia 58 tahun tersebut berharap cederanya beberapa pemain utama tidak memberikan banyak pengaruh saat meladeni Milan.

Pasalnya, kemenangan bakal membangkitkan kepercayaan diri sekaligus berujung tiket ke semifinal Coppa Italia. “Ada momen di mana kami tidak konsisten dan kurang pintar, seperti kebobolan melalui serangan balik yang sebenarnya bisa dihindari.

Kami tidak bisa memaksimalkan peluang yang kami dapat. Hal itu merupakan penyebab utama kekalahan yang kami alami. Tapi, kami bisa lebih baik,” tandas Spalletti. Situasi yang dialami Inter sejatinya tidak jauh berbeda dengan Milan.

Tim berjuluk I Rossoneri itu pun menelan dua kekalahan beruntun di dua laga terakhir. Akibatnya, Milan semakin tercecer dari papan atas, yakni terdampar di peringkat 11 klasemen sementara Seri A.

Kondisi di kamar ganti juga kurang kondusif karena Gennaro Gattuso terancam pemecatan. Petinggi klub dikabarkan menjadikan laga melawan Inter dan Fiorentina, Sabtu (30/12/2017), sebagai penentuan masa depan pelatih asal Italia itu.

Menariknya, Milan mempertimbangkan Vincenzo Montella yang dipecat 27 November lalu sebagai pengganti. Meski demikian, Gattuso memilih berkonsentrasi pada pekerjaannya. Dia berkilah permasalahan bukan ada pada dirinya, tapi lebih pada kinerja tim yang dianggapnya belum sesuai harapan, terutama saat takluk 0-2 dari Atalanta, Minggu (24/12/2017).

Gattuso yakin jika bermain seperti instruksinya, Milan mampu keluar dari periode sulit. “Banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana, meski pada awalnya kami menunjukkan pendekatan yang tepat (melawan Atalanta). Begitu kami kebobolan, segala sesuatunya berjalan sangat sulit,” tandas Gattuso.

alimansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com