SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kerangka Manusia di Warung Gegerkan Warga Galang

  • Reporter:
  • Selasa, 14 Januari 2020 | 14:09
  • Dibaca : 158 kali
Kerangka Manusia di Warung Gegerkan Warga Galang
Anggota Polsek Nongsa dan Tim Inafis Satreskrim Polresta Barelang menggelar olah TKP penemuan kerangka manusia di Pantai Melur, Galang, Sabtu (11/1). f dok ditreskrimum polda kepri

GALANG – Warga Pantai Melur, Sijantung, Galang digegerkan dengan temuan kerangka manusia di dalam sebuah warung, Sabtu (11/1) sekira pukul 15.00. Seutas tali usang masih terlilit di leher tulang belulang tersebut.

Tak hanya pada leher, pada kerangka yang diduga berjenis kelamin laki-laki ini pada sebuah tiang kuda-kuda atap dalam gubuk bekas warung tersebut juga ditemukan sisa tali. Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan, ada satu petunjuk awal dalam kasus ini, yakni temuan sebuah kunci sepeda motor di sekitar lokasi.

“Hasil sementara, kunci kendaraan bermotor identik dengan Honda CB BP 2479 JR yang diamankan di Polsek Galang sekitar satu tahun yang lalu,” ujarnya, Senin (13/1).

Kerangka tersebut langsung dibawa oleh Tim Identifikasi Polresta Barelang ke RS Bhayangkara Batam untuk dilakukan pemeriksaan antemortem. Kasus temuan kerangka manusia ini, apakah telah terjadi tindak pidana pembunuhan atau dibalik itu ada perbuatan menghilangkan nyawa sendiri dengan cara gantung diri masih didalami.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengungkapkan, ciri-ciri kerangka memakai celana jeans panjang, memakai celana dalam warna unggu dan memakai ikat pinggang kulit warna hitam.

“Kami juga sudah mengambil keterangan saksi sebanyak empat orang,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa keempat saksi tersebut yakni Mustar Yatim alias Pak Mus (62) sebagai pemilik warung beserta istri Ana (58) dan anaknya Ling Nurmaati (21) serta Ari Triyono (38) sebagai orang yang akan menyewa warung. Hasil pemeriksaan kerangka berupa satu buah tengkorak dengan gigi rahang atas lengkap, satu buah rahang bawah dengan gigi lengkap, satu pasang tulang selangka, satu pasang tulang belikat.

“Satu pasang tulang lengan atas berukuran 28,5cm, satu pasang tulang hasta berukuran 24,7cm, satu pasang tulang pengumpul berukuran 22,5cm, dua puluh tiga keping tulang iga, satu ruas tulang dada, tiga puluh tiga ruas tulang belakang,” ujarnya.

Juga ada satu buah tulang panggul yang telah terpisah, sepasang tulang paha berukuran 40cm, sepasang tulang kering 33,5cm, sepasang tulang betis 32,5cm, sepasang tulang lutut, sekumpulan tulang kecil penyusun tangan dan kaki. Perkiraan waktu kematian 6 bulan hingga 1 tahun sebelum ditemukan.

“Berdasarkan perhitungan antropologi ruas-ruas tulang panjang, perkiraan tinggi 154,7700cm s/d 160,4759cm,” ujarnya.

Perkiraan jenis kelamin berdasarkan pemeriksaan tulang panggul tampilan panggul atas dan bawah sempit, krista iliaca berbentuk sepertinhuruf “s”, fossa iliaca tinggi dan sempit dan incissura ischiadica major lebar menyerupai huruf “u”. Pemeriksaan perkiraan usia berdasarkan tulang kemaluan setelah dicocokkan dengan tabel Todd’s simphysis analysis menunjukkan stage 5.

“Perkiraan jenis kelamin berdasarkan tulang tengkorak, tulang dahi tegak lurus, rongga mata berbentuk persegi dan angit-langit lebar dan berbentuk seperti huruf “u”,” ujarnya.

Temuan dari gigi, rahang atas gigi 28 menggarah ke distal rahang bawah gigi 37 sedikit terdorong ke ligual, gigi 38 parsial erupsi, gigi 42 bagian distal sedikit rotasi berputar. Gigi 47 sedikit terdorong ke lingual – gigi 48 parsial erupsi dan untuk temuan pada rahang atas dan bawah gigi di temukan ada stain noda rokok.

“Gigi seri depan menunjukkan bentuk “Shovel-shapped, kerangka mengenakan celana jeans biru dan celana dalam berwarna merah, tidak tampak patah tulang dan idak ada jaringan tubuh,” ujarnya.

Kesimpulan sementara, pemeriksaan kerangka ini menunjukkan ciri-ciri laki-laki berusia antara 27-30, dengan perkiraan tinggi badan antara 154cm – 160cm, ras Mongoloid. Jenazah adalah perokok dan saat ini jenazah disimpan di Instalasi forensik RSBB.

“Menunggu proses pengumpulan data antemortem pencari orang hilang,” tutupnya. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com