SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

KORAN SINDO Raih Medali Emas IPMA dan IYRA

  • Reporter:
  • Kamis, 8 Februari 2018 | 08:21
  • Dibaca : 45 kali
KORAN SINDO Raih Medali Emas IPMA dan IYRA

PADANG – KORAN SINDO berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan atas diraihnya sejumlah penghargaan dalam ajang Indonesia Print Media Awards (IPMA) dan Indonesia Young Readers Awards 2018 (IYRA) yang digelar oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) tahun ini. Dalam malam penghargaan yang digelar di sela rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kota Padang, Sumatera Barat, tadi malam, KORAN SINDO meraih dua medali emas dan satu medali perunggu.

Di IPMA, KORAN SINDO meraih satu medali emas dan satu perunggu. Emas disabet dari kategori koran nasional, sedangkan perunggu dari kategori regional Sulawesi dan Kalimantan. Pada kategori IYRA, KORAN SINDO memperoleh satu medali emas. Sampul yang mendapat medali emas IPMA adalah KORAN SINDO edisi 19 Oktober 2017. Cover ini merupakan bagian dari edisi khusus 3 Tahun Jokowi-JK.

Selain itu, medali perunggu diraih KORAN SINDO Manado edisi 8 Desember 2017 berjudul ”Bomb Trump”. Adapun emas pada kategori IYRA diraih dari rubrik GEN SINDO edisi 18 Maret 2017 berjudul ”Asyiknya Terbang di Bawah Laut”. Dewan Juri IPMA di antaranya Nina Armando, Oscar Motulloh dan Ndang Sutisna. Keberhasilan ini kian mengokohkan konsistensi KORAN SINDO sebagai media cetak yang selalu mengusung perwajahan kreatif dan terbaik.

Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Pung Purwanto menyatakan, penghargaan IPMA dan IYRA adalah salah satu tolok ukur bahwa koran masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendapatkan informasi. “Kuncinya pada sejauh mana kita mampu menampilkan berita dan informasi itu sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Penghargaan dari SPS ini paling bergengsi di dunia persuratkabaran Indonesia. Untuk itu, KORAN SINDO sangat mensyukurinya apalagi selalu mendapatkan penghargaan ini setiap tahunnya. Keberhasilan KORAN SINDO selalu mempertahankan medali pada kategori ini adalah wujud komitmen untuk menghadirkan kreasi terbaik dan menarik bagi pembaca. “Kami selalu berkomitmen produk-produk KORAN SINDO bisa memberikan kemanfaatan besar bagi khalayak,” katanya.

Dengan keberhasilan ini hakikatnya juga menunjukkan KORAN SINDO yang telah berusia 12 tahun semakin dimiliki oleh masyarakat. Untuk itu, Pung menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pembaca dan berbagai pihak atas kepercayaan selama ini. “Kami akan terus kreatif dan membuat beragam terobosan di era disruptif yang diikuti kompetisi makin sengit,” jamin Pung seusai acara penghargaan bertema ”Malam Penganugerahan bertema Kreativitas Tanpa Batas di Era yang Terus Berubah” itu.

Selain dua kategori itu, SPS selaku penyelenggara juga memberikan penghargaan kategori majalah internal (Indonesia Inhouse Magazine Awards/InMA) dan pers mahasiswa (Indonesia Student Print Media Awards/ISPRIMA). Penghargaan tertinggi IPMA untuk kategori majalah dan tabloid juga diraih majalah SINDO Weekly dalam cover edisi khusus Hari Kebangkitan Nasional yang terbit 22-29 Mei 2017.

Acara malam penghargaan tadi malam dihadiri Ketua Umum SPS Dahlan Iskan, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah selaku tuan rumah, Ketua Dewan Pers Yoseph Adi Prasetyo, serta jajaran pengurus SPS. Hadir pula perwakilan asosiasi media cetak dunia (WAN IFRA) serta penerbit surat kabar, wartawan, dan tokoh pers.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam sambutan menyatakan bangga bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi di dunia pers ini. Mahyeldi berharap penghargaan IPMA, IYRA, InMA, dan ISPRIMA memacu insan pers agar semakin profesional dan inovatif. “IPMA sudah masuk tahun kesembilan. IYRA tahun kelima. Ini bukti media cetak tetap eksis di berbagai kalangan, termasuk generasi penerus bangsa. Tentu ini sangat membanggakan dan melegakan,” ucapnya.

Dia menambahkan, pers memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan bangsa melalui karya-karya jurnalistik yang bermutu tinggi dan profesional.

Direktur Eksekutif SPS Asmono Wikan menegaskan, di tengah situasi yang kurang kondusif bagi perkembangan media cetak, minat dan antusiasme penerbit untuk ikut ajang penghargaan IPMA semakin meningkat dari tahun ke tahun. “Ini berarti para penerbit tak pernah takut dengan ancaman media digital dan terus berkreasi dan berinovasi di tengah situasi yang terus berubah,” ungkap Asmono.

Wapemred SINDO Weekly Reza Rohadian berharap penghargaan ini bisa menjadi booster bagi tim agar tetap eksis di industri media yang semakin kompetitif.

Rangkaian HPN kemarin antara lain digelar dengan diskusi yang menghadirkan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham. Mensos menyebut ada tiga keistimewaan profesi wartawan yang dinilai mempunyai peranan positif dalam kehidupan, termasuk pembangunan. “Pertama adalah fungsi mediasi, informasi, dan diskusi, namun itu harus dijalankan secara profesional,” katanya.

Pada fungsi mediasi, katanya, wartawan adalah penghubung dalam suatu persoalan yang terjadi sehingga kehadirannya diharapkan membantu menemukan solusi. Untuk fungsi informasi, wartawan adalah profesi untuk menyampaikan sesuatu yang diperlukan. Salah satunya program pembangunan. Terakhir adalah fungsi diskusi yang bermakna wartawan adalah tempat yang baik untuk bertukar pikiran. Baik untuk mengambil kebijakan atau evaluasi.

hakim

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com