SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Makanan Sehat Kesukaan Keluarga

  • Reporter:
  • Senin, 3 Juli 2017 | 08:00
  • Dibaca : 410 kali
Makanan Sehat Kesukaan Keluarga
Foto Teguh Prihatna.

Kembali ke alam. Begitu prinsip Neni Herawati ketika menyajikan hidangan untuk keluarga tercinta. Beruntung, suami dan kedua putrinya suka buah-buahan dan minuman herbal. Seperti rujak Thailand dan jus serai yang ia hidangkan, Sabtu (1/7).

Mangga adalah buah favorit keluarga Neni. Sang suami, Muhammad Syukur, dan kedua putrinya, Salma dan Dinda, gemar mengonsumsi buah berserat ini. Jadilah, Sabtu (1/7) sore, saat KORAN SINDO BATAM menyambangi kafenya, Warung Seraikoe di SPBU Vitka Tiban, Batam, Neni meracik dua jenis kudapan, som tam dan mango sticky rice. Keduanya makanan khas Thailand dan sama-sama menggunakan mangga sebagai bahan utama.

Som tam kudapan pertama yang diracik Neni. Dalam kuliner Nusantara, som tam mirip dengan rujak tumbuk atau rujak bebeg karena dibuat dengan cara ditumbuk menggunakan lumpang dan alu dari kayu. Bahannya pun buah-buahan segar seperti mangga, pepaya mengkal, dan wortel yang diiris tipis-tipis. Buah tersebut dimasukkan ke dalam lumpang berisi bumbu yang telah ditumbuk. “Bumbunya cabai rawit hijau, cabai merah Jawa, dan bawang putih,” kata Neni.

Ciri khas som tam tak hanya pedas rasanya, tapi juga asam karena dibubuhkan cukup banyak perasan air jeruk lemon. Lalu ada yang unik, yakni rasa ikan dari ebi dan saus ikan yang mengikuti segarnya buah mangga dan gurih-renyah kacang goreng. “Bikin som tam pakai saus ikan dan ebi. Rasa asamnya dari jeruk lemon atau jeruk nipis,” kata Neni dan sang suami. Neni bahkan menambahkan irisan tomat merah di akhir proses pembuatan som tam. Cukup diaduk, tak perlu ditumbuk agar bentuk dan warna tomat tetap terlihat.

Kudapan kedua adalah manggo sticky rice atau ketan mangga. “Mango sticky rice sebetulnya mangga yang dimakan bersama ketan lalu diberi santan,” kata Neni. Makanan ini termasuk jenis dessert yang dapat dikonsumsi kapan saja. Rasa mangga yang manis-asam menjadi unik bila dinikmati bersama ketan putih yang gurih. “Cara makannya, mangga dan ketan disantap bersamaan. Dua rasa akan menjadi satu di lidah dan terasa enak di mulut,” timpal Ahmad, sapaan akrab suami Neni.

Cara membuat mangga sticky rice hampir mirip dengan bubur ketan-nya Indonesia. Cukup direbus dengan santan lalu ditanak. Bedanya, saus santan pada ketan mangga ini lebih kental karena diberi sedikit tepung mazena. “Saus santan dibuat dari santan yang direbus bersama daun pandan. Lalu ditambahkan tepung maizena,” kata Neni.

Neni menghidangkan buah-buahan dan sayuran bukan tanpa alasan. Sang suami sempat jatuh sakit. Lalu guru SMK 4 Batam ini mulai menaruh perhatian pada makanan yang dikonsumsi keluarganya. Ia mencoba berbagai bahan alami seperti rempah-rempah dan meraciknya ke dalam makanan dan minuman. Serai, jahe merah, hingga daun sukun ia racik menjadi minuman segar dan sehat.

“Alhamdulillah suami yang dulu sakit diabetes dan kolesterol berangsur membaik. Sekarang dia tidak minum obat, cukup minum herbal saja. Kondisinya jauh lebih baik,“ kata Neni diiyakan sang suami.

Neni juga menanam sendiri tanaman rempah dan sayuran yang bisa ia pakai di dapur. Ia lalu memperlihatkan beberapa tanaman di sedikit lahan sisa yang ada di kafenya. “Serai, jahe merah, mint saya tanam di sini dan di rumah,” katanya. Di rumah pun, ia bersama sang suami membudidayakan jahe merah. “Kalau beli di supermarket, jahe merah mahal sekali. Lebih baik kan tanam sendiri. Yang mau jahe merah bisa ke sini,” katanya tertawa.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com