SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Menikmati Liburan di Vihara Patung 1000 Tanjungpinang

Menikmati Liburan di Vihara Patung 1000 Tanjungpinang
Sejumlah wisatawan lokal mengunjungi Vihara 1000 Patung di Tanjungpinang, Jumat (14/4). Foto Joko Sulistyo.

PINANG – Sejumlah pengunjung Vihara Ksitigarbha Bodhisattva atau lebih dikenal dengan Patung 1000 Louhan, Jalan Nusantara, KM 13, Tanjungpinang, kaget saat pengelola meminta biaya masuk Rp5.000. Namun, hal itu tak mengurangi minat mereka untuk melihat keunikan kawasan wisata baru ini.

Indra, seorang pengunjung mengaku tak ada masalah jika harus membayar Rp5.000 agar bisa masuk ke lokasi vihara. Yang penting, uang tiket tersebut benar-benar digunakan untuk pemeliharaan kawasan agar lebih aman dan nyaman didatangi pengunjung.

“Pertama memang kaget, karena sebelumnya kan gratis. Tapi ya tak apa-apalah, wajar-wajar saja. Kan uang itu untuk kenyamanan pengunjung juga,” katanya ditemui di lokasi.

Indra berharap, pengelola atau pemerintah memberitahu kepada masyarakat luas tentang biaya masuk ini. Pasalnya, pungutan Rp5.000 itu disebut sebagai Pajak Daerah Tanjungpinang Tahun 2017.

Pengunjung lainnya, Rohim, warga Bintan mengaku sempat kecewa lantaran harus bayar masuk ke tempat ini. Apalagi, Rp5.000 itu di luar biaya parkir kendaraan.

“Dulu kan gratis, sekarang harus bayar. Seharusnya ada pemberitahuan lebih dulu, agar pengunjung tidak kaget,” katanya.

Hilda, pengunjung dari Kota Batam mengaku mengetahui lokasi wisata Patung 1000 ini dari pemberitaan di koran. Ia lalu mencari informasi lebih dalam di internet, dan sangat tertarik untuk berkunjung. Ia yang datang bersama beberapa temannya mengaku cukup puas dengan pemandangan yang ada di tempat ini.

“Unik, pemandangannya indah. Patungnya benar-benar cantik dan unik. Cocok untuk wisata keluarga,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang Ahmad Dhani saat dihubugi mengaku belum tahu kalau lokasi wisata Patung 1000 memungut biaya masuk Rp5.000 per orang.

“Masa sih bayar? Nanti saya cek dulu ya,” ujarnya.

Penumpang SBP Meningkat
Libur panjang mulai Jumat (14/4) hingga Minggu (16/4) membuat jumlah penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) melonjak, baik yang masuk maupun keluar. Meski demikian, tidak ada penambahan armada kapal dari pengelola pelabuhan.

Kepala Operasi Pos Pelabuhan Domestik SBP Sutoyo mengatakan, kenaikan arus penumpang mencapai 2.000 orang. Lonjakan sudah mulai terasa pada Kamis (13/4) sore. Ia memperkirakan, puncak kepadatan penumpang akan terjadi pada Minggu sore. Pada hari normal, penumpang di SBP berada di kisaran 3.000-3.500 orang.,

“Kemungkinan besok (hari ini) akan semakin ramai, baik yang datang dan pergi dari Tanjungpiang, Batam maupun antar pulau. Rata-rata penumpang masuk banyak dari Batam,” ujarnya ditemui di Kkantor Pelabuhan SBP, Jumat (14/4).

Ia memastikan, aktivitas pelayaran sejauh ini berjalan lancar. Cuaca cukup baik untuk pelayaran.

Catatan Pelabuhan SBP, penumpang pada Februari mencapai 88 ribu, Maret 107 ribu. Menurutnya, April ini jumlah penumpang akan lebih tinggi.

“Pada Februari dan Maret, kenaikan jumlah penumpang sekitar 15 persen,” katanya.

Rosni (30), penumpang asal Batam mengaku mau menghabiskan masa liburan di Tanjungpinang dan Bintan.

“Lumayan, tiga hari libur. Bisa main-main ke tempat wisata di sini dan Bintan,” katanya.

amri sinaga/m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com