SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Operasi Seligi Sasar Pelajar dan Pengguna Ponsel

  • Reporter:
  • Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:14
  • Dibaca : 64 kali
Operasi Seligi Sasar Pelajar dan Pengguna Ponsel
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi bersama Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengecek kesiapan petugas Operasi Zebra Seligi 2018 di Mapolres Tanjungpinang. F Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Polres Tanjungpinang resmi melaksanakan Operasi Zebra Seligi 2018 untuk wilayah Tanjungpinang mulai 30 Oktober hingga 12 November mendatang. Operasi kali ini fokus untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas (lantas) dan kecelakaan lantas. Terutama dengan sasaran pemotor dan pengendara yang masih pelajar usia di bawah umur dan pengguna ponsel.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, operasi Zebra Seligi bertujuan untuk penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya di Tanjungpinang.

“Operasi ini upaya Polri hadir di tengah masyarakat. Tentunya dalam menekan jumlah laka lantas dan pelanggaran lantas di Tanjungpinang,” kata Ucok usai apel gelar pasukan Operasi Zebra Seligi 2018 Mapolres Tanjungpinang, Selasa (30/10).

Ucok menyampaikan, operasi ini sekaligus mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas sampai penghujung tahun 2018. Menurut dia, aktivitas masyarakat sampai akhir tahun cukup padat sehingga berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

“Salah satu upaya kita operasi cipta kondisi akhir tahun. Semakin tertib berlalu lintas pelanggaran semakin minim, terutama pada penghujung akhir tahun,” ujar dia.

Menurut Ucok, sasaran operasi ini pada umumnya kepada pengemudi dan pemotor yang tidak tertib lalu lintas. Selain itu, mengawasi pengendara yang kerap menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm dan kendaraan yang tidak dilengkapi Standar Nasional Indonesia (SNI). Operasi ini turut dibantu instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kepri dan Pemko Tanjungpinang, Satpol PP Tanjungpinang, dan polisi militer TNI.

“Ada beberapa kebiasaan pengendara saat ini menggunakan handphone (HP) saat berkendara, padahal itu sangat membahayakan pengendara itu sendiri dan pengguna jalan lainnya,” kata Ucok.

Ucok berharap supaya masyarakat sadar akan aturan lalu lintas. Dia juga mengimbau kepada para orangtua untuk tidak memperbolehkan anaknya yang masih di bawah umur membawa kendaraan ke sekolah.

“Kakau ada anak di bawah umur akan kita berikan pembinaan dan tilamg di tempat,” kata Ucok.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com