SINDOBatam

Terbaru Metro+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pelebaran Jalan Mengarah ke Batuaji

  • Reporter:
  • Rabu, 29 Januari 2020 | 13:33
  • Dibaca : 88 kali
Pelebaran Jalan Mengarah ke Batuaji
Arus lalu lintas di Simpang Basecamp Batuaji, beberapa waktu lalu. Pemko Batam kembali melanjutkan proyek pelebaran jalan di Batam, salah satunya di kawasan Batuaji. f dok sindo batam

BATUAJI – Pemko Batam melanjutkan pelebaran sejumlah ruas jalan utama di Batam. Tak hanya wilayah Batam Centre tapi juga kawasan Nongsa, Tembesi, Batuaji hingga Marina. Peningkatan infrastruktur masih menjadi prioritas utama tahun ini.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, ruas jalan yang akan dilebarkan meliputi, Batam bagian timur yaitu Simpang Barelang, terutama dari arah Batuaji menuju Barelang. Tak hanya akan dibuat lengan jalan yang menuju arah Jembatan Barelang, tapi juga akan dilakukan peningkatan jalannya.

“Karena posisi jalannya sekarang ini kan sedikit miring. Kami akan bongkar habis karena berbahaya dan rawan sekali kalau miring seperti itu,” ujarnya, Selasa (28/1).

Lalu titik pelebaran jalan berikutnya, dari Simpang Basecamp manuju Harris Waterfront Marina yang nantinya akan dilakukan oleh Pemprov Kepri. Anggaran untuk ruas jalan tersebut, sambungnya, sudah disetujui Gubernur dan akan mulai dilakukan pembangunan tahun 2020 ini.

Kemudian untuk di kawasan Batam Centre pelebaran juga akan dilakukan di simpang lampu merah dari Perumahan Duta Mas menuju SMKN 2 Batam Centre. Hal ini menghindari agar kemacetan yang terjadi bisa berkurang, sehingga juga dapat memperlancar aktivitas pelajar yang melintasi jalan tersebut.

“Banyak anak-anak sekolah di sana, sehingga perlu kami lebarkan,” katanya.

Setelah itu, pelebaran jalan yang dilakukan BP Batam yaitu ruas jalan di depan Kantor Pos Batam Centre sampai menuju Bundaran Madani. Hal ini karena kondisi jalan sudah sempit, karena itu Pemko akan melebarkan jalan di tengah pusat kota Batam tersebut.

“Di kawasan bandara nanti juga akan dilebarkan yang menuju arah SMA 3 Batam, akan kami buat juga lengan jalan di sana,” kata Rudi.

Tak hanya jalan protokol, pembangunan jalan lingkungan juga terus dilaksanakan Pemko Batam setiap tahunnya. Tahun 2019 lalu, Pemko Batam membangun jalan lingkungan sepanjang 125 kilometer (km).

Proyek pembangunan jalan lingkungan ini dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Disperakimtan). Selain membangun jalan lingkungan, Disperakimtan juga melakukan pekerjaan pembangunan dan rehabilitasi drainase. Pemko Batam menargetkan pada tahun 2025 mendatang tak ada lagi jalan rusak di Batam.

Kepala Disperakimtan Batam, Eryudhi Apriadi mengatakan, tahun ini pihaknya kembali melakukan pembangunan jalan lingkungan. Tahun ini total 125,977 kilometer jalan yang dibangun oleh Disperakimtan. Volume paling besar di Kecamatan Galang mencapai 27,36 km dan di Kecamatan Sagulung sepanjang 18,517 km

“Pembangunan jalan lingkungan di Batam Kota 13,142 km, Bengkong 12,483 km, dan Sekupang 11,107 km. Sedangkan di tujuh kecamatan lain, volumenya rata-rata di bawah 10 km,” ujarnya saat itu.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menargetkan pembenahan jalan utama hingga ke Kecamatan Sagulung dan Nongsa direncanakan selesai pada 2025. Pembenahan dilakukan dengan memperlebar dan memperbaiki jalan yang rusak.

Tidak hanya jalan utama, pemerintah juga berupaya membenahi jalan lingkungan, hingga ke permukiman warga melalui program percepatan infrastrukur kelurahan, yang sudah berjalan sejak 2016. Rudi juga meminta dukungan warga agar target pembangunan infrastruktur bisa berjalan sesuai dengan rencana. Karena pekerjaan akan sulit dilakukan tanpa bantuan masyarakat.

“Kami paham dan tahu kondisi ekonomi industri mungkin ada masalah. Kami berusaha tetap bersatu, bangun kembali wisata Batam. Ini perlu kerja sama,” ujarnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com