SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penarikan Ranitidin Tak Ganggu Pasien

  • Reporter:
  • Jumat, 18 Oktober 2019 | 11:41
  • Dibaca : 101 kali
Penarikan Ranitidin Tak Ganggu Pasien
Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Dirut RSUD Bintan Benni Antomi saat mengunjungi RSUD Bintan, belum lama ini. Pihak rumah sakit memastikan pengobatan pasien tidak lagi menggunakan obat ranitidin. /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Penarikan obat ranitidin dipastikan tidak mengganggu pengobatan kepada pasien. Hal itu menanggapi setelah 17.300 tablet dan 3.975 ampul ranitidin dikembalikan kepada distributor.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Bintan Benni Antomi mengatakan, masih banyak alternatif obat lain untuk lambung selain ranitidin. “Pada dasarnya penggunaan ranitidin adalah obat yang menurunkan produksi asam lambung. Jadi ini tidak akan mengganggu pemenuhan kebutuhan obat pasien,” kata dia, Kamis (17/10).

Hal ini juga sebagai bentuk tindak lanjut dari instruksi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lantaran ranitidin dianggap berpotensi memicu kanker.

Benni menegaskan bahwa terhitung 11 Oktober, seluruh obat ranitidin yang ada di RSUD Bintan sudah ditarik dan tidak dipergunakan lagi untuk pengobatan medis. “Yang kita tarik adalah obat jenis ranitidin Tablet 150 mg dan ranitidin injeksi 25 mg/ml hasil produk PT Dexa Medika dan PT Hexparm Jaya,” ujarnya.

Informasi awal, semula produk kedua pabrik ini tidak termasuk, namun hasil BPOM per tanggal 11 Oktober, produk kedua perusahaan tersebut termasuk. “Atas instruksi BPOM, kita tindaklanjuti,” ujarnya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com