SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PT Pelabuhan Kepri Disorot

  • Reporter:
  • Senin, 5 November 2018 | 09:06
  • Dibaca : 122 kali
PT Pelabuhan Kepri Disorot
ilustrasi

PINANG – Direksi Badan Usaha Pelabuhan (BUP), PT Pelabuhan Kepri telah dilantik enam bulan lalu. Namun, keberadaannya belum memberikan dampak positif. Hal tersebut juga menjadi sorotan DPRD Kepri.

“Harusnya jajaran direksi PT Pelabuhan Kepri ini sudah mulai bergerak melakukan perbaikan dan pembenahan di internalnya dulu sejak di lantik gubernur. Saat ini mereka sepertinya tidak ada bergerak dan tidak ada kekompakannya,” katanya Anggota Komisi III DPRD Kepri Irwansyah di Tanjungpinang, Minggu (4/11).

Dirinya juga menyangkan sikap Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang seolah membiarkan jajaran direksi PT Pelabuhan Kepri, berjalan tanpa pengawasan. Sehingga apa yang dilakukan perusahaan daerah tersebut tidak diketahui.

Kata dia, perusahaan yang sudah berjalan setengah tahun, namun gubernur baru mempertanyakan kinerja para direksi tersebut yang tidak berjalan sesuai harapan itu. “Harusnya per dua bulan atau tiga bula direksi ini dipanggil dan dimintai laporan perkembangannya, sehingga akan diketahui sudah ada pergerakan atau belum. Bahkan, gubernur bisa langsung melakukan evaluasi,” ujarnya.

Politisi PPP ini juga menegaskan, harusnya jajaran direksi itu, jangan mengedepankan egonya masing-masing. Permsalahan yang terjadi di internal mereka harus diselesaikan terlebih dulu, sehingga ada keselarasan dan akan kompak membesarkan PT Pelabuhan Kepri ini.

“Kami tahu di antara tiga direksi ini setelah pelaksanaan uji kelayakan, ada masalah di antara mereka. Bahkan heboh di media yang saling klaim paling benar. Ini harusnya diselesaikan dulu oleh mereka dan gubernur harus bisa memberikan ketegasan pada mereka agar bisa menjalankan kewajibannya dengan baik,” katanya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun belum lama ini hanya mengkritik kinerja jajaran direksi PT Pelabuhan Kepri. Sebelumnya, dirinya begitu yakin atas hasil seleksi dan juga saat uji kelayakan itu. Sebab, program yang disampaikan oleh ketiga calon direksi tersebut kata Nurdin boleh dikatakan sangat luar biasa dan menjanjikan akan merubah kondisi PT Pelabuhan Kepri menjadi lebih baik dan berkembang. Namun tegasnya, hingga saat ini direksi yang dilantik pada April 2018 lalau, belum melihat ada perubahan dan belum ada bukti apa yang dikerjakannya.

“Jajaran direksi PT Pelabuhan Kepri ini belum terlihat bergerak untuk melakukan perubahan dari keadaan sebelumnya. Bahkan jangankan untuk membantu memberikan sumbangsih bagi pemerintah, untuk diri sendiri juga tak bisa,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang direksi PT Pelabuhan Kepri Rio Onasis mengatakan, memang benar hingga saat ini keberadaan PT Pelabuhan Kepri tidak berjalan semua kegiatan. “Masih seperti dulu, hanya mengelola pekerjaan yang lama yakni pengoperasian kapal Lintas Kepri yang melayani Tanjungpinang-Lingga dan sebaliknya. Dan satu lagi mengelola pelabuhan PLTMG di Dompak,” katanya.

Dirinya dalam hal ini bukan Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Kepri, sehingga tidak ada kewenangan untuk mengambil langkah dan kebijakan. “Saya terbatas dalam mengambil kebijakan di PT Pelabuhan Kepri ini, karena saya bukan dirutnya. Semua ada di tangan dirut, kami menunggu apa langkahnya saja,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com