SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

RSUD Dabo Banyak Masalah

RSUD Dabo Banyak Masalah
RSUD Dabo

LINGGA – Komisi III DPRD Lingga menemukan banyak masalah di RSUD Dabosingkep. Mulai dari obat yang sering kosong sampai tindak operasi yang sering ditunda karena alat harus dicari dulu.

“RSUD Dabo sangat memprihatinkan,” ungkap anggota Komisi III DPRD Lingga Agus Norman, kemarin.

Sidak tersebut tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat yang menyebut obat di RSUD sering habis. Urusan obat hanya satu dari sejumlah masalah yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Komisi III menurunkan Agus Norman, Adina Putra, Ambok T Syamsirwan dan Khairil Anwar untuk membuktikkan masalah di RSUD Dabo.

Soal operasi yang sempat ditunda, diungkap salah satu warga Mentunda, Rio Okta Sindy, kepada Komisi III. Menurut dia, operasi ditunda karena ada beberapa alat yang harus dicari dulu, seperti benang dan selang.”Bagaimana dokter spesialis mau melakukan tindakan ketika keperluan operasi tidak lengkap,” sambung Agus Norman.

Agus melihat banyak kejanggalan pada pelayanan RSUD di samping stok obat dan manajemen alat kesehatan. RSUD sering merujuk pasien ke rumah sakit provinsi maupun ke rumah sakit yang ada di Batam.

Alasannya karena keterbatasan fasilitas seperti peralatan medis yang seharusnya tersedia. Agus menyatakan dengan kondisi peralatan yang kurang memadai maka dokter spesialis tidak dapat berbuat banyak.

Lalu, ada laporan mengenai masalah obat yang sering tak ada bahkan pihak rumah sakit juga sering memberikan resep obat untuk diambil di apotek-apotek yang telah ditunjuk.

Namun setelah keluarga pasien menuju apotek yang ditunjuk ternyata apotek tersebut tidak menyediakan seperti yang ada tertulis dalam resep dokter.”Inikan luar biasa,” ungkap Anggota DPRD Lingga Syamsirwan.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com