SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Situs PPBD Dialihkan ke Alamat Baru

  • Reporter:
  • Jumat, 17 Mei 2019 | 10:41
  • Dibaca : 182 kali
Situs PPBD Dialihkan ke Alamat Baru
Ilustrasi Foto Arrazy Aditya

SEKUPANG – Dinas Pendidikan Kota Batam mengalihkan alamat situs PPDB ke alamat baru yakni http:/ppdbbatam.id sejak kemarin. Alamat baru itu digunakan setelah kanal pendaftaran eror dan tak bisa diakses.

Kanal tersebut mengalami down server lantaran tak mampu menampung belasan ribu masayarakat yang mendaftarkan anaknya ke sekolah SD maupun SMP melalui jalur online. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan mengatakan downnya server milik Dinas Pendidikan tersebut sejak terjadi sejak kemarin. Disdik kemudian mengalihkan alamat situs tersebut ke alamat situs yang baru, sembari memperbaiki alamat situs lama.

“Kemarin kan itu alamatnya https:/ppdbbatam.id untuk sementara silahkan akses di http:/ppdbbatam.id sembari perbaikan. Alamat situs sebelumnya tinggal hilangin S-nya saja dan dipastikan datanya tak mengalami perubahan, ” kata Hendri di kantornya, Kamis (16/5).

Hendri menjelaskan, setelah alamat situs telah diperbaiki alamat situs yang awal bisa diakses dan dikembalikan kembali, sementara itu, untuk pendaftaran aplikasi yang berada di tiap-tiap sekolahan seluruhnya kembali normal dan bisa digunakan kembali.

“Untuk aplikasi pendaftaran tadi sudah normal, dan bisa kembali mendaftar melalui online, ” ujarnya.

Meskipun begitu untuk melihat hasil pengumuman pendaftaran saat ini masih belum bisa diakses. Tim IT Dinas Pendidikan hingga kini tengah memperbaiki kembali sistem dan alamat situs pengumuman, setidaknya pengumuman bisa diakses paling lambat dua hari mendatang.

“Sekarang ini yang diperbaiki untuk hasil seleksinya, mungkin besok sudah bisa dilihat dan paling lambat lusa baru normal,” tutupnya.

Diberitakan, sekolah-sekolah negeri SD dan SMP di Batam mulai resmi membuka pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 mulai 14-29 Mei 2019. Sistem pendaftaran menggunakan sistem zonasi dengan mendahulukan calon siswa terdekat sekolah.

Pada proses pendaftaran nanti calon peserta didik bisa memilih dua sekolah dalam satu zonasi. Pendaftaran dapat dilakukan secara online dan manual. Untuk pendaftaran secara manual, orang tua bisa datang ke sekolah dengan membawa semua persyaratan. Nanti akan ada operator yang membantu proses unggah data ke sistem.

Untuk SD, syarat pendaftar antara lain berusia minimal 7 tahun dan 6 tahun 0 bulan per tanggal 1 Juli tahun berjalan serta mempertimbangkan daya tampung sekolah. Syarat lain yang harus disertakan yakni akta kelahiran, fotokopi KTP orangtua/wali, kartu keluarga, dan pas foto 3×4 sebanyak dua lembar. “Bagi yang daftar ke SMPN selain syarat administrasi seperti pendaftar SD, juga melampirkan surat keterangan dari sekolah bahwa sudah mengikuti USBN (ujian sekolah berstandar nasional),” katanya. agung dedi lazuardi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com